Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 1 Jul 2026 15:45 WIT

Harga BBM Non Subsidi Resmi Turun Mulai 1 Juli 2026, Berikut Rinciannya


Sumber foto: Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku Perbesar

Sumber foto: Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga terhadap sejumlah produk Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Subsidi.

Kebijakan yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB ini membawa kabar baik bagi masyarakat di wilayah Papua dan Maluku karena terjadi penurunan harga pada produk Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Avtur.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi berkala yang disesuaikan dengan mekanisme yang berlaku.

Penyesuaian ini mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari dinamika harga minyak dunia, aspek fiskal, hingga daya beli masyarakat.

- Advertising -
- Advertising -

“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty.

Lebih lanjut, Kitty mengatakan fokus utama Pertamina bukan sekadar penyesuaian harga, melainkan juga menjaga kualitas produk agar memberikan nilai tambah bagi pengguna.

“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” tambahnya.

Rincian Harga Baru di Wilayah Papua dan Maluku

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengonfirmasi bahwa daftar harga terbaru ini berlaku serentak di seluruh provinsi dalam wilayah operasional Papua dan Maluku.

“Harga ini berlaku untuk seluruh provinsi di wilayah Papua dan Maluku dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5%,” jelas Ispiani.

Berikut adalah rincian penyesuaian harga BBM Non Subsidi tersebut:

Pertamax Turbo: Mengalami penurunan sebesar Rp1.450 per liter, dari harga sebelumnya Rp21.200 per liter menjadi Rp19.750 per liter.

Pertamina Dex: Mengalami penurunan sebesar Rp3.650 per liter, dari harga sebelumnya Rp25.350 per liter menjadi Rp21.650 per liter.

Dexlite: Mengalami penurunan sebesar Rp3.350 per liter, dari harga sebelumnya Rp23.500 per liter menjadi Rp20.150 per liter.

Dengan adanya penurunan harga ini, Pertamina berharap masyarakat dapat lebih leluasa dalam memanfaatkan produk BBM berkualitas untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua KNPI Papua Tengah Desak Pemkab Nabire Evaluasi Kebijakan Pembatasan BBM

30 Juni 2026 - 19:19 WIT

Efek Domino Kebijakan BBM di Nabire: Antara Upaya Ketertiban dan Jeritan Ekonomi Rakyat Kecil

29 Juni 2026 - 17:29 WIT

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, APINDO Dogiyai Rangkul Akademisi Papua

27 Juni 2026 - 18:02 WIT

Melodi Gobai Resmi Pimpin Asosiasi Pedagang Asli Papua Periode 2026-2029

20 Juni 2026 - 19:54 WIT

Ekonomi Dogiyai Lesu: Ketum APINDO Soroti Perputaran Uang, Disiplin ASN Hingga Keamanan

11 Juni 2026 - 15:24 WIT

Resmi Diluncurkan, Koperasi Honai Papua Tengah Terang Jadi Motor Ekonomi Rakyat

9 Juni 2026 - 21:47 WIT

Trending di Ekonomi