Menu

Mode Gelap

Umum · 27 Mei 2024 16:12 WIT

Indahnya Toleransi di Papua, Logo Acara Islam Didesain Orang Kristen


Logo MTQ XXX Se-Tanah Papua Perbesar

Logo MTQ XXX Se-Tanah Papua

Restu Andry, Pemuda Kristen Desain Logo Acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX

PAPUA selalu identik sebagai daerah yang menjunjung tinggi rasa toleransi antar umat beragama.

Kali ini, toleransi itu kembali tercipta dan membuat hubungan antar umat beragama di Papua semakin erat. Pasalnya logo Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX Tingkat Provinsi se-Tanah Papua didesain oleh seorang pemuda Kristen.

Logo ini hasil sayembara yang digelar pada Bulan Februari 2024, dan diumumkan hasilnya pada tanggal 1 Maret 2024.

- Advertising -
- Advertising -

Pemenang sayembara tersebut adalah Restu Andry, pria kelahiran Makassar, 21 November 1984. Restu merupakan pemuda Kristen dari gereja GKI Marthen Luther.

Sekretaris Umum Panitia MTQ XXX Tingkat Provinsi se-Tanah Ppua, Abdul Syakir, S.Pdi menjelaskan icon logo MTQ merupakan dua garis yang membentuk Alqur’an terbuka dan menyerupai Pulau Papua. Kemudian siluet Kubah Masjid Agung Babussalam.

Restu Andry pemenang sayembara logo. Restu adalah pemuda Kristen dari GKI Marthen Luther Timika. Foto: Istimewa

Sementara itu, ada garis-garis yang menyiratkan kontur alam Timika yang berada dibawa Gunung Nemangkawi, sedangkan warna kuning melambangkan kemakmuran.

“Yang mana Kota Timika sebagai salah satu penghasil emas terbesar di dunia, perlambang Kota Timika, kota enghasil emas terbesar di dunia dan sebagai perlambang Kota Timika yang menjadi tempat pelaksanaan MTQ XXX se-Tanah Papua,” ungkap Syakir saat rapat bersama tokoh lintas agama di Sekretariat Panitia di Jalan Hasanuddin, Senin (27/5/2024) siang.

Dikatakan di logo itu juga ada Patung Mbitoro yang merupakan spesimen paling spektakuler dari seni ukir Suku Kamoro, yang dibuat dari batang dan akar pohon bakau, satu pohon utuh.

Panitia MTQ saat mengadakan rapat di Sekretariat MTQ. Foto: Istimewa

Selanjutnya tulisan MTQ dibuat bertekstur ukiran khas Kamoro.

“Menandakan Kabupaten Mimika sebagai tempat dilaksanakan festival keagaamaan Islam Indonesia se Tanah Papua ini,” ucapnya.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bartolomeus Mirip: Aksi Gubernur Papua Tengah Turun ke Puncak Harus Disambut Solusi Permanen dari Presiden

21 April 2026 - 14:05 WIT

DPR Papua Tengah Tagih Janji Divestasi Freeport: Wapres Gibran Harus Beri Kepastian Bagi Papua Tengah

20 April 2026 - 23:13 WIT

Pemuda Katolik Papua Tengah Ketemu Wakil Presiden Sampaikan Aspirasi Tarik Kemanan Non Organik

20 April 2026 - 22:08 WIT

Kritik Aktivis Soal Kunjungan Gibran: Harusnya Bongkar Akar Konflik, Bukan Sekadar Jargon Pembangunan

20 April 2026 - 21:29 WIT

IPMADO Nabire Tuntut Keadilan dan Pengungkapan Kasus atas Tragedi Dogiyai

18 April 2026 - 17:14 WIT

John Gobai: DOB Harusnya Hadir untuk Pembangunan, Bukan untuk Membuka Daerah Operasi Militer

18 April 2026 - 00:16 WIT

Trending di Umum