Menu

Mode Gelap

Umum · 14 Des 2023 23:21 WIT

Kecewa Hasil Validasi Honorer, Oknum Warga di Jayapura Blokade Jalan 


Oknum Warga Kota Jayapura melakukan Blokade jalan.Foto: FB Polresta Jayapura Kota Perbesar

Oknum Warga Kota Jayapura melakukan Blokade jalan.Foto: FB Polresta Jayapura Kota

SEJUMLAH warga melakukan aksi blokade pertigaan Ring Road Pantai Hamadi, Kamis (14/12/2023). 

Aksi ini dilakukan karena warga merasa dirugikan terhadap hasil pengumuman verifikasi dan validasi Formasi Khusus Tenaga Honorer (THK-II)

Dikutip dari laman FB resmi Polresta Jayapura, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon saat diwawancarai di Lokasi kejadian menjelaskan aksi yang dilakukan lantaran sebagian masyarakat tidak menerima hasil tersebut.

“Menyikapi kejadian yang muncul seusai diumumkannya THK-II, tadi Pagi langsung diambil langkah-langkah oleh Bapak Pj. Walikota Jayapura bersama Sekda dan Kepala Balai Kepegawaian, dimana Bapak Walikota menjelaskan bahwa terkait mekanismenya, dimana akan dicek kembali verifikasi dan validasi, dimana proses CAT ini ditunda dan akan dicek kembali melalui verifikasi dari masing-masing OPD,” ungkap Kapolresta.

- Advertising -
- Advertising -

Lebih lanjut ia mengatakan pesan dari PJ. Walikota kemungkinan belum tersampaikan ke masyarakat yang melakukan pemalangan sehingga masyarakat melakukan aksi tersebut.

“Hari ini ada 2 lokasi pemalangan yaitu di Nafri dan di Pertigaan Ring Road ini. Kurangnya komunikasi mengakibatkan timbulnya permasalahan dengan dilakukan Pemalangan oleh warga,” Jelasnya.

Ia menghinbau agar masyarakat memahami saat ini pemkab Jayapura semenrara melakukan verifikasi ulang terkait pengumuman tenaga honorer K2.

“Masyarakat dengarkan satu sumber, jangan mudah terprovokasi, bersama kita jaga kondusifitas Kamtibmas disekitar kita,” imbuh KBP Victor Mackbon.

Victor juga menuturkan, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri juga turun ke lokasi penalangan dan telah memberikan penjelasan.

“Tadi hadir juga Bapak Kapolda langsung di lokasi pemalangan untuk menjelaskan kepada masyarakat, jangan sampai keputusan yang belum pasti bisa berdampak negatif kepada masyarakat,” tuturnya.

Dirinya juga menegaskan, bahwa pihaknya kan terus melakukan monitoring adanya kantong-kantong masyarakat yang tidak menerima dengan memberikan pemahaman solusi yang diberikan Bapak P.j. Walikota.

“Kiranya semua bisa menerima dengan baik hasilnya nanti setelah dilakukan verifikasi ulang,” pungkas Kapolresta.

 

Penulis : Red

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kunjungi Mimika Timur Jauh, John Gobai: Krisis Infrastruktur di Kampung Ayuka

14 Juli 2026 - 12:38 WIT

Aksi Kemanusiaan, Ketua KNPI Papua Tengah Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Mahasiswa ke Dogiyai

7 Juli 2026 - 11:10 WIT

Genjot Hilirisasi, Dirjen Perkebunan Kementan Dorong Percepatan Nursery di Nabire

6 Juli 2026 - 20:43 WIT

Gereja Kingmi Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Penonton Film Pesta Babi untuk Pengungsi Papua

6 Juli 2026 - 16:31 WIT

Masa Depan KNPI Mimika: Yustinus Tebai Berharap Rafael Taorekeyau Bawa Inovasi Baru

4 Juli 2026 - 20:53 WIT

Mengurus Kebun, Bukan Sekadar Menjaga Pagar: Catatan John Gobai tentang Resolusi Konflik Papua Tengah

2 Juli 2026 - 17:06 WIT

Trending di Umum