Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 8 Sep 2025 09:46 WIT

Kekurangan Dokter, 15 Anak Dari Jayawijaya Dikirim Kuliah di Palopo


Bupati Jayawijaya, Atenius Murip Saat melepas siswa yang akan menempuh pendidikan kedokteran. Foto : Imanuel Sawaki/jayawijayakab.go.id Perbesar

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip Saat melepas siswa yang akan menempuh pendidikan kedokteran. Foto : Imanuel Sawaki/jayawijayakab.go.id

SASAGUPAPUA, WAMENA – Sebanyak 15 anak dari Kabupaten Jayawijaya dikirim oleh Pemerintah Daerah Jayawijaya untuk sekolah kedokteran di Universitas Mehabuana Palopo.

Secara simbolis Bupati Jayawijaya Atenius Murip melepaskan para siswa siswi tersebut dalam momen apel pagi, Kamis (4/9/2025) lalu.

Bupati Jayawijaya menjelaskan 15 siswa yang dikirim ini akan dibiayai penuh oleh Pemkab Jayawijaya hingga selesai.

“Langkah ini merupakan upaya pemerintah Jayawijaya dalam meningkatkan sumberdaya manusia  khususnya dalam bidang kedokteran di Jayawijaya, sehingga pemerintah merasa perlu dan penting untuk memberangkatkan 15 calon mahasiswa kedokteran ke Universitas Megabuana Palopo,” katanya.

- Advertising -
- Advertising -

Bupati Jayawjaya, Atenius Murip saat foto bersama Wakil bupati Jayawijaya, serta pimpinan OPD dan siswa siswi. Foto : Imanuel Sawaki/jayawijayakab.go.id

Ia mengatakan, Pemkab sangat berharap 15 siswa ibu nantinya dapat membantu dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dikabupaten Jayawijaya melalui tenaga medis.

“Tenaga dokter yang ada saat ini sangat terbatas, sehingga kami mengirim putra putri terbaik Jayawijaya yang telah terpilih dan melalui beberapa tahapan seleksi dan telah lolos,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Jayawijaya juga berpesan kepada 15 calon Mahasiswa Kedokteran yang akan diberangkatkan untuk belajar dengan baik dan kembali menjadi dokter untuk melayani masyarakat Jayawijaya.

“Mari kita doakan dan mendukung para calon Mahasiswa yang akan dikirim agar dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan dapat kembali untuk melayanai masyarakat Jayawijaya sebagai seorang dokter,” imbaunya.

Berikan Komentar
Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Satu Tahun Kepemimpinan MEGE: Mengukir Masa Depan Papua Tengah Melalui Revolusi Pendidikan

20 Februari 2026 - 14:37 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

368 Nyawa Melayang, Ribuan Pengungsi, Masyarakat Adat Menjerit – RSP Desak Presiden Jalankan Rekomendasi DPD RI

19 Februari 2026 - 22:30 WIT

Trending di Pemerintahan