Menu

Mode Gelap

Umum · 4 Apr 2026 18:13 WIT

Ketua KNPI Papua Tengah Desak Pengungkapan Pelaku Kekerasan di Dogiyai: Harus Transparan


Ketua DPD I KNPI Provinsi Papua Tengah, Yustinus Tebai. Perbesar

Ketua DPD I KNPI Provinsi Papua Tengah, Yustinus Tebai.

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Ketua DPD 1 KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai, angkat bicara mengenai situasi keamanan yang kembali memanas di Kabupaten Dogiyai baru-baru ini. Ia menegaskan perlunya langkah konkret dari semua pihak agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara tuntas dan berkeadilan.

“Saya berharap agar persoalan yang terjadi di Kabupaten Dogiyai beberapa waktu lalu dapat diselesaikan dengan baik dan bijaksana,” ujar Yustinus Tebai saat memberikan keterangan pers.

Ia menekankan penegakan hukum harus dilakukan secara transparan tanpa pandang bulu terhadap semua pihak yang terlibat dalam tindak kekerasan tersebut. Yustinus mendesak agar aparat keamanan segera mengungkap siapa saja dalang di balik peristiwa yang meresahkan masyarakat tersebut.

“Pelaku penembakan, baik terhadap warga sipil maupun pelaku pembunuhan terhadap satu anggota polisi, harus segera diungkap identitasnya dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

- Advertising -
- Advertising -

Ia berharap pihak keamanan yang ada di Dogiyai perlu dievaluasi agar tidak melakukan pendekatan penyelesaian konflik dengan menggunakan moncong senjata.

Terkait upaya penyelidikan, Yustinus menyinggung terkait langkah institusi kepolisian yang berencana melibatkan pihak eksternal untuk menjamin objektivitas penanganan kasus. Ia berharap tim ini bekerja secara profesional dan jujur agar fakta di lapangan bisa terungkap secara terang benderang.

“Saya juga menaruh harapan besar agar tim independen yang rencananya akan dibentuk oleh Polda Papua bisa segera turun dan melaksanakan tugasnya dengan baik demi rasa keadilan masyarakat,” lanjut Yustinus.

Lebih lanjut, ia merasa prihatin dengan kondisi Dogiyai yang seolah terjebak dalam siklus konflik yang terus berulang dari tahun ke tahun.

Menurutnya, stabilitas daerah tidak boleh dikorbankan demi kepentingan kelompok tertentu yang justru merugikan masyarakat setempat.

“Persoalan konflik di Dogiyai yang terus berulang ini harus benar-benar diselesaikan sampai ke akarnya. Saya mengimbau kepada semua pihak, jangan menjadikan Dogiyai sebagai tempat yang tidak aman,” katanya.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmi! Batik Air Mulai Beroperasi di Nabire Tanggal 23 April

1 April 2026 - 14:13 WIT

Sah! Pengurus DPD 1 KNPI Papua Tengah Periode 2025–2028 Resmi Kantongi SK: Agenda Pelantikan Dipusatkan di Paniai

31 Maret 2026 - 01:12 WIT

KNPI Papua Tengah Resmi Dukung Kusmayadi di Ajang Road Race Bupati Cup Teluk Wondama 2026

28 Maret 2026 - 20:22 WIT

Akses Banti Tertutup Pasca Kontak Tembak Mile 50, Anggota DPRK Mimika Lapor Warga Kelaparan

20 Maret 2026 - 20:27 WIT

Perkuat Literasi Adat, Bentara Papua Salurkan Buku ke Rumah Belajar Marten Sreklefat di Kampung Kwowok

19 Maret 2026 - 10:49 WIT

Gabungan OKP Papua Tengah Bagikan Takjil di Nabire

18 Maret 2026 - 21:48 WIT

Trending di Umum