SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Kolektif Jurnalis Pinggiran Nabire kembali menggelar pelatihan bersama mahasiswa Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire.
Pelatihan ini merupakan kali ketiga usai Kolektif Jurnalis Pinggiran memberikan edukasi terkait materi sekilas dasar-dasar jurnalistik dan pers mahasiswa di Uswim.
Pada pertemuan kedua dilaksanakan diskusi publik terkait dengan “Peranan Pers di Tengah Derasnya Arus Informasi dan Modernisasi.
Sementara pertemuan yang ketiga yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026) difokuskan sebagai langkah nyata dalam persiapan pembentukan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) di kampus Uswim.
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 16.20 Waktu Papua tersebut diikuti oleh belasan mahasiswa yang antusias mendalami dunia jurnalistik.
Pada sesi pertama, Maxi Mote yang merupakan jurnalis Seputar Papua hadir membagikan materi mengenai dasar-dasar menulis berita, termasuk pentingnya memahami unsur 5W+1H.
“Kalau bikin berita, tong jangan tulis bertele-tele. Tulis saja inti persoalan dan makna dari peristiwa itu supaya orang mudah paham,” ujar Maxi Mote di hadapan para peserta.
Maxi juga menjelaskan mengenai dinamika penulisan berita peristiwa langsung, seperti kejadian kebakaran atau kecelakaan. Menurutnya, peliputan semacam itu membutuhkan kecepatan sekaligus ketelitian tinggi dalam mengumpulkan fakta-fakta di lapangan agar informasi yang disajikan kepada masyarakat tetap akurat dan sesuai kaidah jurnalistik.
Memasuki sesi kedua, giliran Theresia Tekega dari CEPOS Online yang membagikan pengalamannya mengenai teknik wawancara. Ia menekankan bahwa modal utama seorang jurnalis sebelum menemui narasumber adalah persiapan yang matang.
“Tong harus siapkan pertanyaan yang baik, dengar baik-baik jawaban narasumber, dan pastikan informasi yang didapat itu benar supaya tidak salah tulis,” kata Theresia mengingatkan para mahasiswa.

Suasana pelatihan jurnalistik yang dibawakan oleh Kolektif Jurnalis Pinggiran di USWIM Nabire. (Foto: Dok KJP)
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Kolektif Jurnalis Pinggiran Nabire, sebuah wadah yang beranggotakan 10 jurnalis dari berbagai media. Komunitas ini memiliki visi besar untuk memberikan edukasi seputar dunia jurnalistik kepada pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
Melalui program yang kini menyasar USWIM Nabire, mereka berharap dapat mendorong lahirnya lembaga Persma yang memahami kerja jurnalistik sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.