Menu

Mode Gelap

Umum · 15 Jun 2026 18:55 WIT

Kolektif Jurnalis Pinggiran Nabire Latih Mahasiswa USWIM Teknik Wawancara dan Menulis Berita


Suasana pelatihan jurnalistik yang dibawakan oleh Kolektif Jurnalis Pinggiran di USWIM Nabire. (Foto: Dok KJP). Perbesar

Suasana pelatihan jurnalistik yang dibawakan oleh Kolektif Jurnalis Pinggiran di USWIM Nabire. (Foto: Dok KJP).

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Kolektif Jurnalis Pinggiran Nabire kembali menggelar pelatihan  bersama mahasiswa Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire.

Pelatihan ini merupakan kali ketiga usai Kolektif Jurnalis Pinggiran memberikan edukasi terkait materi sekilas dasar-dasar jurnalistik dan pers mahasiswa di Uswim.

Pada pertemuan kedua dilaksanakan diskusi publik terkait dengan “Peranan Pers di Tengah Derasnya Arus Informasi dan Modernisasi.

Sementara pertemuan yang ketiga yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026) difokuskan sebagai langkah nyata dalam persiapan pembentukan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) di kampus Uswim.

- Advertising -
- Advertising -

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 16.20 Waktu Papua tersebut diikuti oleh belasan mahasiswa yang antusias mendalami dunia jurnalistik.

Pada sesi pertama, Maxi Mote yang merupakan jurnalis Seputar Papua hadir membagikan materi mengenai dasar-dasar menulis berita, termasuk pentingnya memahami unsur 5W+1H.

“Kalau bikin berita, tong jangan tulis bertele-tele. Tulis saja inti persoalan dan makna dari peristiwa itu supaya orang mudah paham,” ujar Maxi Mote di hadapan para peserta.

Maxi juga menjelaskan mengenai dinamika penulisan berita peristiwa langsung, seperti kejadian kebakaran atau kecelakaan. Menurutnya, peliputan semacam itu membutuhkan kecepatan sekaligus ketelitian tinggi dalam mengumpulkan fakta-fakta di lapangan agar informasi yang disajikan kepada masyarakat tetap akurat dan sesuai kaidah jurnalistik.

Memasuki sesi kedua, giliran Theresia Tekega dari CEPOS Online yang membagikan pengalamannya mengenai teknik wawancara. Ia menekankan bahwa modal utama seorang jurnalis sebelum menemui narasumber adalah persiapan yang matang.

“Tong harus siapkan pertanyaan yang baik, dengar baik-baik jawaban narasumber, dan pastikan informasi yang didapat itu benar supaya tidak salah tulis,” kata Theresia mengingatkan para mahasiswa.

Suasana pelatihan jurnalistik yang dibawakan oleh Kolektif Jurnalis Pinggiran di USWIM Nabire. (Foto: Dok KJP)

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Kolektif Jurnalis Pinggiran Nabire, sebuah wadah yang beranggotakan 10 jurnalis dari berbagai media. Komunitas ini memiliki visi besar untuk memberikan edukasi seputar dunia jurnalistik kepada pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Melalui program yang kini menyasar USWIM Nabire, mereka berharap dapat mendorong lahirnya lembaga Persma yang memahami kerja jurnalistik sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

MRP Papua Tengah Kecam Pembunuhan Lagi di Kwamki Narama: Hentikan Perang, Jangan Biarkan OAP Habis

4 Agustus 2026 - 09:37 WIT

DPR Papua Tengah Gelar Hearing Soal Konflik Bersenjata, Mahasiswa Minta Respon Cepat

3 Agustus 2026 - 20:54 WIT

Usai Hearing Dialog Bahas Konflik Bersenjata, MRP Papua Tengah Harap Tim investigasi Independen Segera Terbentuk

3 Agustus 2026 - 20:12 WIT

Dewan Gereja Katolik: Hasil Hearing Dialog Soal Konflik di Papua Tengah Harus Ditindaklanjuti Serius

3 Agustus 2026 - 19:57 WIT

Tokoh Adat Deiyai Ajak Masyarakat Meriahkan HUT Ke-81 RI dan Jaga Keamanan

1 Agustus 2026 - 17:15 WIT

Ketua Suku Mee Papua Tengah Dorong Pembentukan Lembaga Masyarakat Adat di Empat Distrik Piyaiye

31 Juli 2026 - 18:26 WIT

Trending di Umum