Menu

Mode Gelap

Umum · 12 Sep 2026 20:03 WIT

Pemuda Katolik Papua Tengah Ingatkan Yorrys Raweyai Soal Aspirasi Konflik dan Kemanusiaan


Pemuda Katolik Komda Papua Tengah saat mengadakan rapat, Sabtu (12/9/2026). Foto:  dok Pemuda Katolik Komda Papua Tengah. Perbesar

Pemuda Katolik Komda Papua Tengah saat mengadakan rapat, Sabtu (12/9/2026). Foto: dok Pemuda Katolik Komda Papua Tengah.

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Pemuda Katolik Komda Papua Tengah mengingatkan Ketua Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan DPD RI, Yorrys Raweyai, agar tidak menjadikan isu konflik di Papua sebagai panggung untuk mencari kepentingan politik semata yang berisiko menggeser kepentingan mendasar rakyat Papua.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Komda Papua Tengah, Natan Tebai, usai rapat bersama Pemuda Katolik Komda Papua di Sekretariat Pemuda Katolik Komda Papua Tengah, Titik Nol, Bumi Wonorejo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Sabtu (12/9/2026).

Natan Tebai menegaskan ada lima isu vital yang harus menjadi perhatian serius DPD RI dalam menjalankan kinerjanya.

Kelima isu pokok tersebut meliputi penanganan pengungsi di seluruh wilayah Papua, kejelasan tapal batas suku di daerah perbatasan, perlindungan hak-hak masyarakat adat Papua, pembangunan rumah sakit milik pemerintah provinsi di lima provinsi baru, serta pembangunan universitas negeri milik pemerintah daerah.

- Advertising -
- Advertising -

“Apabila Yorrys Raweyai beserta rombongan dalam kerjanya tidak melihat penanganan pengungsi se-Papua, tapal batas suku di perbatasan, hak-hak masyarakat asli Papua, pembangunan rumah sakit provinsi di lima provinsi baru, serta pembangunan universitas negeri milik pemda, maka kinerja mereka hanya sebatas euforia semata,” ujar Natan Tebai.

Lebih lanjut, Natan Tebai menyampaikan tantangan terbuka sekaligus ketegasan sikap Pemuda Katolik Papua Tengah apabila kelima aspirasi fundamental tersebut diabaikan oleh tim Pansus DPD RI.

“Bila lima poin tersebut tidak dilihat dan kinerja Pansus seribu persen diabaikan, kami mengundang Yorrys dan kawan-kawan untuk datang ke Papua Tengah agar kita bedah bersama-sama. Namun, jika kedatangan rombongan DPD RI ke Provinsi se-Tanah Papua hanya untuk euforia tanpa menyerap aspirasi riil masyarakat, maka kami tegas menolak kehadiran mereka,” tegas Natan Tebai.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Soroti Nasib Pengungsi dan Kriminalisasi Fisik, Mahasiswa Yahukimo Beri Warning ke Pemda

11 September 2026 - 14:18 WIT

Negara Bukan Tuhan Penentu Identitas OAP

10 September 2026 - 19:26 WIT

Dampak El Nino: Krisis Air Terjadi di Puncak, Warga Rela Mengantre hingga Tengah Malam

9 September 2026 - 20:02 WIT

TPNPB Nyatakan Siap Berunding dengan Pemerintah Indonesia Selesaikan Akar Persoalan Politik di Papua

8 September 2026 - 20:37 WIT

Karantina Papua Tengah Gagalkan Pengiriman Tiga Ekor Ular Death Adder Ilegal ke Semarang

8 September 2026 - 20:18 WIT

Hadir di PAPEDA Summit 2026, Stella Misiro Paparkan 13 Regulasi Strategis Siap Pakai di Papua Tengah

3 September 2026 - 15:52 WIT

Trending di Umum