Menu ✖

Mode Gelap

Kesehatan · 11 Okt 2026 23:42 WIT

KPA Papua Tengah Edukasi Pemuda Kingmi Nabire Tentang HIV/AIDS – Ajak Lawan Stigma dan Rutin Cek Kesehatan


Suasana foto bersama usai kegiatan sosialisasi. (Foto: Istimewa) Perbesar

Suasana foto bersama usai kegiatan sosialisasi. (Foto: Istimewa)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Tengah menggelar kegiatan sosialisasi mengenai bahaya penyakit menular seksual HIV dan AIDS pada Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Nabire tersebut dipadukan dengan ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan diikuti oleh sekitar 1.000 pemuda Gereja Kingmi Sinode di Tanah Papua Koordinator Nabire.

Dalam sosialisasi tersebut, KPA Papua Tengah memberikan pemahaman mendalam terkait bahaya, pola penularan, hingga langkah-langkah pencegahan HIV/AIDS.

Langkah ini diambil untuk membentengi generasi muda dari potensi penularan virus yang membahayakan kesehatan serta masa depan mereka.

- Advertising -
- Advertising -

Ketua KPA Papua Tengah, Freny Anouw, menjelaskan kegiatan edukasi ini diselipkan langsung seusai pelaksanaan ibadah umum dan KKR, di mana para pemuda menyambut materi yang disampaikan dengan sangat antusias.

“Tadi seusai ibadah KKR, kami mengisi kegiatan dengan penyampaian materi tentang pencegahan dan bahaya HIV/AIDS, mulai dari cara penularannya hingga langkah pencegahannya. Peserta yang hadir sangat ramai, hampir seribu orang lebih,” ujar Freny Anouw seusai kegiatan, Minggu malam.

Freny menambahkan dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga berupaya mengikis stigma negatif di masyarakat agar para pemuda tidak merasa takut maupun ragu untuk melakukan tes kesehatan secara rutin.

“Kami menyampaikan edukasi terkait stigma yang ada agar para pemuda tidak takut melakukan pemeriksaan. Kami mendorong setiap anak muda agar secara mandiri memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Hal ini penting supaya mereka mengetahui kondisi kesehatan pribadi masing-masing, apakah dalam keadaan sehat atau membutuhkan penanganan medis,” lanjut Freny.

Lebih lanjut, Freny juga menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental generasi muda Papua, mengingat mereka merupakan tulang punggung dan tumpuan masa depan daerah, bangsa, serta gereja.

“Pemuda ini adalah generasi penerus, harapan bagi Papua, negara, gereja, dan masyarakat. Oleh karena itu, kami menyampaikan materi ini dan mereka sangat menerima serta menyetujuinya. Bahkan dalam kelompok-kelompok kegiatan kecil, mereka sudah berkomitmen untuk kembali mengundang kami guna memberikan edukasi yang lebih mendalam,” tegasnya.

Melihat tingginya antusiasme peserta, pihak pemuda Gereja Kingmi Koordinator Nabire bersama KPA Papua Tengah kini mendorong adanya tindakan nyata lanjutan berupa pemeriksaan kesehatan secara massal.

“Pemuda Gereja Kingmi sudah menyatakan kesiapannya untuk mengundang kami kembali. Mereka menyambut kegiatan ini dengan penuh antusias dan berharap pada pertemuan berikutnya dapat dilaksanakan pemeriksaan massal langsung di lapangan,” tutup Freny.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rangkul Pengusaha Asli Papua, Dinas Kesehatan Mimika Pastikan Keterlibatan Sesuai Aturan

9 Oktober 2026 - 15:54 WIT

Target Eliminasi 2030, Dinkes Mimika Ubah Strategi: Fokus Edukasi dan Pencegahan Sebelum Sakit

8 Oktober 2026 - 19:16 WIT

Kabut Asap Tebal Selimuti Nabire, KNPI Papua Tengah Bagikan 3.000 Masker, dan Minta Pemkab Tangani Serius

14 September 2026 - 18:52 WIT

Resmi Gandeng BPJS Kesehatan, RSUD Dogiyai Perluas Akses Layanan JKN

5 September 2026 - 16:48 WIT

Puncak Jaya Diserang Infeksi Kulit, Dinkes Papua Tengah Kirim Tim Medis dan Obat

2 September 2026 - 21:12 WIT

Agustinus Bagau Minta Kader TPK Jeli Deteksi Dini Stunting dari Tingkat Kampung

2 September 2026 - 17:59 WIT

Trending di Kesehatan