Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 2 Sep 2026 21:12 WIT

Puncak Jaya Diserang Infeksi Kulit, Dinkes Papua Tengah Kirim Tim Medis dan Obat


(Dok.Istimewa) Perbesar

(Dok.Istimewa)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah bergerak cepat menanggapi laporan tingginya keluhan penyakit infeksi kulit di Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya.

Langkah responsif ini diwujudkan melalui sinergi bersama Dinkes Kabupaten Puncak Jaya untuk menerjunkan tim medis khusus dan mendistribusikan pasokan darurat obat-obatan ke wilayah tersebut, pada Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan laporan kronologis dari lapangan, kasus awal infeksi parasit atau skabies yang awalnya ditemukan di tingkat puskesmas, dilaporkan telah banyak yang mengalami komplikasi menjadi pioderma (infeksi kulit sekunder bernanah).

Lonjakan pasien dengan kondisi komplikasi pioderma inilah yang dalam beberapa bulan terakhir memadati dan harus ditangani secara intensif di Rumah Sakit (RS) Mulia.

- Advertising -
- Advertising -

Tingginya angka kasus penanganan tersebut bahkan membuat pihak rumah sakit harus melakukan pengadaan salep Permetrin sebagai pengobatan utama pembasmi parasit hingga beberapa kali.

Sebagai langkah intervensi cepat untuk memutus mata rantai penularan di tengah masyarakat agar tidak semakin parah, Dinkes Kabupaten Puncak Jaya bersama Puskesmas (PKM) Mewoluk telah membentuk Tim Pelayanan Kesehatan.

Tim ini ditugaskan untuk turun langsung ke Distrik Mewoluk guna memberikan skrining dan penanganan medis sedini mungkin. Prosedur rujukan medis juga disiagakan dengan ketat; apabila tim medis di lapangan menemukan pasien skabies yang kondisinya memburuk atau telah menjadi pioderma, pasien akan langsung dievakuasi dan dirujuk ke RS Mulia.

Guna mendukung kelancaran operasi medis tersebut, Dinkes Provinsi Papua Tengah langsung menindaklanjuti permohonan dukungan logistik tambahan untuk dikirimkan ke Mulia.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus Chan mengatakan, Tim Farmasi Dinkes Provinsi Papua Tengah telah merespons permohonan tersebut dan berkoordinasi intensif dengan Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Puncak Jaya guna memastikan pemenuhan kebutuhan medis darurat ini.

“Saat ini, persediaan logistik obat-obatan yang dibutuhkan, terkhusus pasokan salep Permetrin, telah selesai disiapkan oleh Dinkes provinsi, “ujar Dr.Agus.

Ia menjelaskan, walaupun sempat terjadi kendala operasional penerbangan karna pembatalan jadwal pesawat (cancel flight) menuju Puncak Jaya pada hari ini, pengiriman pasokan medis dipastikan tetap aman.

“Pihak ekspedisi telah mengambil logistik salep Permetrin beserta obat-obatan pendukung lainnya dari Dinkes Provinsi hari ini untuk diamankan di kargo, dan dijadwalkan akan langsung diterbangkan menuju Puncak Jaya pada jadwal penerbangan pertama besok pagi, “jelas dr.Agus.

Sinergi dan respons cepat antara tingkat provinsi dan kabupaten ini diharapkan dapat segera menekan angka infeksi di Distrik Mewoluk, mengobati pasien agar tidak berlanjut menjadi komplikasi pioderma, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Puncak Jaya tetap berjalan optimal tanpa kendala ketersediaan obat.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Soliditas ASN Dogiyai Siap Sukseskan Kunker Gubernur Papua Tengah

2 September 2026 - 20:21 WIT

Agustinus Bagau Minta Kader TPK Jeli Deteksi Dini Stunting dari Tingkat Kampung

2 September 2026 - 17:59 WIT

Pemprov Papua Tengah Gembleng TPK 4 Kabupaten demi Percepat Penurunan Stunting

2 September 2026 - 17:27 WIT

Pemprov Papua Tengah Tertibkan Administrasi dan Kearsipan Daerah

2 September 2026 - 16:57 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar EPPD, Kabupaten Diminta Fokus Pada Dampak Kesejahteraan Rakyat

31 Agustus 2026 - 11:17 WIT

Rilis Dukcapil Pusat, Penduduk Papua Tengah Bertambah 13 Ribu Jiwa

28 Agustus 2026 - 23:03 WIT

Trending di Pemprov Papua Tengah