Menu

Mode Gelap

Pemprov Papua Tengah · 13 Apr 2026 14:31 WIT

Pemprov Papua Tengah dan Pertamina Bangun Koordinasi: Antisipasi Dampak Geopolitik Terhadap Stok LPG


Suasana pertemuan antara Pertamina dan pihak ESDM. Foto: Humas Pertamina. Perbesar

Suasana pertemuan antara Pertamina dan pihak ESDM. Foto: Humas Pertamina.

SASAGUPAPUA.COM, Nabire – Sebagai upaya menjaga stabilitas suplai Elpiji (LPG) di tengah dinamika geopolitik global, Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku di Nabire terus melakukan koordinasi.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua Tengah, Fretz James Borai, mengapresiasi langkah proaktif Pertamina Patra Niaga dalam membangun komunikasi intensif terkait kondisi stok LPG serta pengaruh situasi geopolitik dunia terhadap rantai pasok energi.

“Sangat penting bagi kita untuk terus melakukan pengawasan dan pengaturan distribusi secara optimal. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi potensi peningkatan konsumsi di lapangan,” ujar Fretz di sela-sela pertemuan tersebut.

Pertamina Patra Niaga juga diharapkan dapat mengoptimalkan perencanaan suplai sehingga ketersediaan stok LPG di tingkat agen dapat lebih terjamin dan stabil.

- Advertising -
- Advertising -

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, menekankan pentingnya proses suplai yang berkelanjutan demi menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat.

“Pertamina berkomitmen melanjutkan koordinasi baik ini. Di tengah kondisi geopolitik saat ini, kami terus mencari alternatif rute suplai di luar jalur reguler untuk memastikan stok LPG tetap aman bagi masyarakat,” ungkap Bramantyo.

Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga tengah mengupayakan agar ketahanan stok LPG di wilayah Papua dan Maluku, khususnya Papua Tengah, bisa lebih mandiri.

Tujuannya agar distribusi tidak sepenuhnya bergantung pada titik suplai reguler yang selama ini berasal dari Surabaya dan Makassar.

“Kami telah menyampaikan kepada Dinas ESDM mengenai pentingnya rantai distribusi yang kuat dan mandiri. Salah satu strategi yang kami siapkan adalah diversifikasi titik suplai melalui Ambon dan Jayapura,” jelasnya.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sempat Terancam Gagal Karena Sistem, 70 Honorer K2 Papua Tengah Akhirnya Resmi Jadi PNS

10 April 2026 - 16:28 WIT

Sinergi Pusat dan Daerah, Wagub Papua Tengah Dampingi Menteri Koperasi Resmikan KDMP di Mimika

9 April 2026 - 20:37 WIT

Tahun ini, BKPSDM Papua Tengah Resmi Buka Seleksi Calon Mahasiswa Pada Enam Sekolah Kedinasan Selain IPDN

9 April 2026 - 16:20 WIT

Penduduk Papua Tengah Capai 1,38 Juta Jiwa

9 April 2026 - 16:14 WIT

Perkuat Ekonomi Lokal, Pemprov Papua Tengah Matangkan RKPD 2027

8 April 2026 - 08:55 WIT

Paskah 2026, Pemprov Papua Tengah Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian

2 April 2026 - 15:46 WIT

Trending di Pemprov Papua Tengah