Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 28 Apr 2026 10:06 WIT

Percepat Kualitas SDM, Pemprov Papua Tengah Resmi Mulai Program S1 RPL bagi Guru


Foto bersama saat Pembukaan RPL di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah. (Dok.Humas Pemprov Papua Tengah) Perbesar

Foto bersama saat Pembukaan RPL di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah. (Dok.Humas Pemprov Papua Tengah)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi memulai langkah besar dalam transformasi pendidikan melalui pembukaan Kuliah Perdana Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Kegiatan merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dengan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, sebagai upaya nyata mempercepat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Papua Tengah.

Dihadiri oleh jajaran petinggi Kemendikdasmen RI, LLDIKTI Wilayah XIV, pimpinan daerah (DPRP & MRP), Dinas Pendidikan Papua Tengah, serta Rektor dan civitas akademika UNIMUDA Sorong, Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (27/4/2026).

Saat pembukaan, Gubernur Meki Nawipa mengatakan, guru adalah poros utama sekaligus arsitek peradaban yang memegang kunci masa depan generasi emas daerah. Oleh karena itu, peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah.

- Advertising -
- Advertising -

“Program RPL ini hadir sebagai bentuk penghormatan dan keberpihakan negara terhadap para guru yang telah lama mengabdi di garis depan namun belum sempat menuntaskan pendidikan Strata Satu (S1), “ujar Meki saat sambutan.

Menurutnya, melalui sistem rekognisi ini, pengalaman bertahun-tahun serta dedikasi para guru di ruang kelas kini diakui dan dihargai sebagai kredit akademik. Hal ini menjadi jembatan bagi para pendidik untuk meraih gelar sarjana tanpa harus meninggalkan tugas pengabdian mereka.

“Program ini diharapkan dapat memastikan tidak ada tenaga pendidik yang tertinggal dalam arus kemajuan pendidikan nasional. Kepada para guru peserta program RPL se-Provinsi Papua Tengah, saya berpesan agar menjalani proses ini dengan penuh ketekunan, disiplin, dan tanggung jawab hingga tuntas, “Jelasnya.

Selain itu, Gubernur juga mengharapkan, gelar yang nantinya diraih diharapkan menjadi simbol profesionalisme untuk menghadirkan layanan pendidikan yang lebih kreatif dan inspiratif, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

“Momentum ini menjadi pengingat bahwa tugas sebagai guru adalah panggilan mulia untuk melayani sesama demi membangun masa depan Papua Tengah yang lebih gemilang, “Tutupnya.

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pastikan Dana Otsus Tepat Sasaran: Kenali Tiga Capaian Utama yang Dikejar dalam Musrenbang Papua Tengah

28 April 2026 - 13:11 WIT

Meki Nawipa Paparkan Data IPM dan Pertumbuhan Ekonomi di Musrenbang Otsus: Serukan Filosofi ‘Back to Nature’

28 April 2026 - 12:33 WIT

Meki Nawipa Sentil Absensi MRP di Musrenbang Otsus: “Kita Ini Orang Inti di Negara Ini, Bukan Pelengkap!”

28 April 2026 - 10:55 WIT

Cetak 99 Sarjana, Alumni USWIM Diharapkan Jadi Penggerak Papua Tengah Emas

28 April 2026 - 10:45 WIT

Soal Penambahan Dana Otsus, Begini Penjelasan Pemprov Papua Tengah

28 April 2026 - 07:32 WIT

Upacara Hari Otda ke-30 Pemprov Papua Tengah: Pusat dan Daerah Diminta Sinkron

27 April 2026 - 09:35 WIT

Trending di Pemprov Papua Tengah