Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 7 Mar 2025 12:52 WIT

Pria yang Tega Rantai dan Aniaya Istrinya Sudah Ditangkap Polisi


Pria yang Tega Rantai dan Aniaya Istrinya Sudah Ditangkap Polisi Perbesar

SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA – Pihak Kepolisian Mimika akhirnya menangkan pria yang tega melakukan kekerasan terhadap istrinya dengan cara dirantai.

Pria itu berinisial AO. Dia ditangkap pada 6 Maret 2025 malam usai dilaporkan secara resmi oleh korban.

Kapolsek Mimika Baru AKP Putut Yudha Pratama,SIK menjelaskan pria tersebut diamankan di rumahnya yang beralamat di jalan Patimura Ujung.

“Dia diamankan di rumahnya beralamat di Jalan Patimura Ujung,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Polsek Mimika Baru, Jumat (7/3/2025).

- Advertising -
- Advertising -

Kapolsek menjelaskan, motif dari kasus ini dikarenakan korban meminta putus namun pelaku tidak mau sehingga pelaku melakukan perbuatan tersebut.

“Kemarin itu korban sama orangtuanya datang buat LP dan tetap diproses hukum. Pasal yang dikenakan yaitu pasal 351 ayat 1 ancaman 2 tahun 8 bulan penjara,”ujar AKP Putut.

Perlu diketahui juga bahwa hubungan antara korban R dan pelaku AO bukan pasangan suami istri karena keduanya belum sah menikah, namun tinggal serumah.

R ketika mendatangi Polsek Miru dan diwawancarai oleh awak media. (Foto: Ist)

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita dalam keadaan tangan dirantai hingga digembok mendatangi Kantor Polisi Sektor (Polsek) Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah dengan tergesa-gesa, Kamis (6/3/2025).

Perempuan tersebut berinisial R. Terlihat R memegang HP dan dompet dengan kaki kosong sembari menahan beratnya rantai yang melingkar ditangannya, dengan mata yang lesu dan ketakutan R mengaku dirantai oleh suaminya.

“Baru tadi pagi dirantai,” katanya menjawab pertanyaan awak media.

R mengaku ia sering dianiaya bahkan diancam menggunakan parang.

“Dari tanggal 3 pakai parang dia jaga,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 699 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dalam Tiga Bulan, 14 Warga Sipil Jadi Korban Konflik Intan Jaya, Koalisi HAM Sampaikan Empat Tuntutan

7 Juli 2026 - 21:18 WIT

Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua Desak Natalius Pigai Hentikan Pembungkaman Kritik Terkait RUU HAM

1 Juli 2026 - 18:44 WIT

Syukuran HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Terima Sertifikat Rencana Bangun Mapolda

1 Juli 2026 - 14:46 WIT

Upacara HUT Bhayangkara ke 80, Kapolda Papua Tengah Bacakan Pidato Prabowo Subianto

1 Juli 2026 - 13:57 WIT

Koalisi HAM Papua Buka Suara Soal Laporan Mama Yasinta Moiwend ke Polda Metro Jaya

3 Juni 2026 - 15:38 WIT

Polda Papua Tengah Ungkap 307 Kasus 3C, Mayoritas Pelaku Berusia Produktif

1 Juni 2026 - 21:14 WIT

Trending di Hukum Kriminal