Menu ✖

Mode Gelap

Pendidikan · 9 Mei 2026 14:38 WIT

Syukuran Kelulusan Pelajar, IPMAI Nabire Gelar Ibadah dan Bakar Batu

Momen Foto bersama usai ibadah syukur. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua) Perbesar

Momen Foto bersama usai ibadah syukur. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – sebanyak 21 pelajar dan asal Kabupaten Intan Jaya yang tergabung dalam organisasi Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Intan Jaya (IPMAI) di Kota Nabire telah lulus.

Sebagai bentuk rasa syukur, mereka bersama mahasiswa menggelar acara syukuran kelulusan bagi pelajar SMP, SMA/SMK angkatan 2025/2026 tersebut.

Kegiatan yang penuh rasa kekeluargaan ini dipusatkan di Asrama Mahasiswa dan Pelajar Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, pada Jumat (8/5/2026).

Acara diawali dengan ibadah bersama yang mengusung tema religius “Karena masa depan sungguh ada dan harapan tidak akan hilang” yang diambil dari kitab Amsal 23:18.

- Advertising -
- Advertising -

Sementara itu, sub-tema yang diangkat adalah “Jejak yang tak terhapus waktu sampai di titik sukses”.

Setelah prosesi ibadah selesai, suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti tradisi bakar batu sebagai simbol syukur dan persatuan.

Pengarah Asrama, Yance Pogai, menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan bagi pelajar SMP, SMA, dan SMK asal Intan Jaya.

Untuk tahun ini, terdapat sebanyak 21 pelajar tingkat SMP/SMA-SMK yang telah menyelesaikan masa studinya.

Menurutnya, wadah organisasi di tingkat pelajar ini sangat penting untuk membentuk karakter mereka sebelum nantinya terjun ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Kegiatan hari ini dijalankan untuk mahasiswa dan pelajar asal Kabupaten Intan Jaya, khususnya adik-adik tingkat SMP, SMA, dan SMK. Tahun ini ada 21 orang pelajar yang lulus. Organisasi ini dibentuk untuk membangun karakter mereka sejak dini karena wadah belajar bagi pelajar masih minim, sehingga mahasiswa berinisiatif membentuk wadah kecil sebagai tempat mereka belajar bicara dan berperilaku baik sebelum bergabung ke tingkat mahasiswa,” ujar Yance Pigai.

Lebih lanjut, Yance mengungkapkan harapannya agar para lulusan ini tetap bersemangat melanjutkan pendidikan ke berbagai jalur, baik perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan.

Namun, ia juga berpesan agar para lulusan tidak melupakan keberadaan organisasi mahasiswa Intan Jaya di Nabire yang saat ini masih membutuhkan regenerasi anggota untuk memperkuat sumber daya manusia daerah.

“Saya punya harapan besar agar adik-adik ini bisa sukses di luar sana, mungkin ada yang mau tes kepolisian atau jalur lainnya. Namun, saya juga berharap mereka jangan melupakan Nabire karena di sini kita kekurangan mahasiswa dan ada organisasi besar Intan Jaya yang membutuhkan peran mereka. Setidaknya ada sebagian dari mereka yang tetap kuliah di Nabire agar organisasi kita terus berjalan. Harapan besar saya, mereka harus belajar baik-baik karena Intan Jaya sedang menanti bakti kita semua,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Satu Tahun Mepa Boarding School: Momentum Cetak Generasi Emas Papua Tengah

30 September 2026 - 14:17 WIT

Tetes Air Mata Bapa Guru Cesilius dan Buah Manis Perjuangan Pendidikan di Tanah Diyoudimi

9 September 2026 - 18:56 WIT

Kongres Bahasa Daerah 2026 Diharapkan Mampu Selamatkan Identitas dan Bahasa Lokal di Tanah Papua

6 September 2026 - 17:29 WIT

Pemprov Papua Tengah Kucurkan Rp56 Miliar untuk Pembangunan SPH

28 Agustus 2026 - 17:58 WIT

Gebrakan Marching Band MEPA Boarding School Pukau Upacara HUT ke-81 RI di Papua Tengah

17 Agustus 2026 - 12:46 WIT

Perjuangan KO’SAPA : Dedikasi 14 Tahun Hengky Yeimo Jaga Nyala Sastra Papua Dilanjutkan Mecky Tebai

6 Agustus 2026 - 19:20 WIT

Trending di Pendidikan