Menu

Mode Gelap

Umum · 19 Agu 2025 08:57 WIT

Telkom Perkirakan Kondisi Internet Dua Provinsi di Papua Baru Pulih Pertengahan September


Kabel bawah laut JaSuKa (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) menjadi penghubung vital komunikasi di Indonesia. Dok. Telkom Indonesia Perbesar

Kabel bawah laut JaSuKa (Jawa, Sumatera dan Kalimantan) menjadi penghubung vital komunikasi di Indonesia. Dok. Telkom Indonesia

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. menyiapkan kapal khusus untuk perbaikan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS) ruas Sorong-Merauke guna pemulihan internet di Tanah Papua.

EVP Telkom Regional V Amin Soebagyo mengatakan saat ini Telkom sedang dalam proses perbaikan SKKL ruas Sorong-Merauke yang akan dilakukan dalam dua tahap di dua titik koordinat yang mengalami gangguan, sehingga Papua Selatan dan Papua Tengah mengalami gangguan.

“Di mana mulai dari penyiapan kapal khusus yang didatangkan dari pelabuhan Makassar untuk proses analisis kondisi dan lokasi kabel di tengah laut, pemuatan kabel baru, penarikan kabel lama, pengetesan hingga penyambungan kembali,” katanya di Jayapura, Senin, 18 Agustus 2025 di lansir dari media TEMPO.

Menurut Amin, adapun tahap pertama perbaikan bersifat temporer dilakukan pada minggu pertama September 2025.

- Advertising -
- Advertising -

“Kami tengah mempersiapkan peralatan dan kapal dijadwalkan akan tiba di titik koordinat pada awal September, diharapkan setelah selesai perbaikan bersifat temporer ini seluruh layanan komunikasi bisa normal,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Telkom terus berupaya melakukan percepatan proses perbaikan dibanding penanganan sebelumnya agar layanan bisa lebih cepat pulih dan masyarakat dapat menikmati layanan dengan lancar seperti semula.

“Setelah itu pada pertengahan September 2025 kembali dilakukan tahap dua perbaikan yang sifatnya permanen di sistem Kabel Laut Ruas Sorong-Merauke tersebut,” katanya lagi.

Amin menambahkan, dalam proses perbaikan permanen akan menyebabkan terjadinya degradasi layanan sebanyak dua kali, yakni pada awal kegiatan selama satu hari dan akhir kegiatan selama dua hari.

“Seluruh rangkaian perbaikan permanen ini diharapkan akan selesai di minggu ketiga September,” ujarnya lagi.

Amin menjelaskan sebelum sambungan permanen, harus dites sistem jaringannya dengan mengalirkan trafik penuh dan dicek apakah sudah optimal atau belum untuk mengetahui apakah masih ada potensi shunt fault di titik lain atau tidak.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat pengguna layanan TelkomGroup semoga seluruh rangkaian perbaikan dapat berjalan dengan lancar,” katanya lagi.

Sebelumnya telah terjadi penurunan kualitas layanan broadband, dikarenakan adanya gangguan SKKL Sulawesi-Maluku-Papua Cable System ruas Sorong-Merauke pada Sabtu, 16 Agustus 2025.

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 6,444 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Festival Media Dimulai: Ruang Belajar dari Etika AI, Investigasi, Hak Masyarakat Adat Hingga Hutan Papua Bercerita

14 Januari 2026 - 09:09 WIT

Festival Media Siap Digelar, Ratusan Wartawan Sudah Berada di Nabire

12 Januari 2026 - 23:21 WIT

Sejarah Baru: Festival Media se-Tanah Papua Siap Mengguncang Jantung Papua Tengah

6 Januari 2026 - 20:25 WIT

Pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kembali Beroperasi Serentak Mulai 8 Januari 2026

5 Januari 2026 - 15:57 WIT

Sambut 2026: Bukan Pewaris, KNPI Papua Tengah Siap Menjadi Perintis Semangat Baru bagi Pemuda di Delapan Kabupaten

31 Desember 2025 - 17:21 WIT

Ketua SOMAMA-TI Kecam Lambatnya Pengesahan Perda Perlindungan Komoditas Lokal di Mimika

30 Desember 2025 - 22:48 WIT

Trending di Ekonomi