SASAGUPAPUA.COM, JAYAPURA – Alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura sukses menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 dengan konsep BELMOG FEST.
Acara Hari Ulang Tahun dengan konsep festival yang dilaksanakan oleh panitia yang merupakan alumni SMKN 3 Jayapura ini, berhasil mengukir sejarah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari yaitu 17-18 Maret ini mengambil tema “Alasan Untuk Pulang”.
Nama dan konsep STM BELMOG FEST ini diiniasi oleh Epo Urbinas yang merupakan Koordinator Seksi Acara yang juga sebagai Ketua ikatan alumni SMK 3 Jayapura lulusan angkatan Tahun 2010. Epo juga adalah musisi asli Papua dengan nama panggung Epo D’Fenomeno.
Ia menjelaskan, STM BELMOG berisi pameran teknologi yang ditampilkan dari 9 jurusan di SMKN 3 Jayapura yang dikemas dalam format Festival.
“Jadi diisi oleh booth UMKM dan Perusahan Industri Otomotif, serta masih banyak lagi,” katanya.
Epo mengatakan konsep yang telah disusun merupakan konsep yang baru dan tentunya disukai oleh kalangan GenZ dimana tingkat stress anak-anak GenZ berhasil ditekan dengan penyediaan sarana non akademik.
“Mereka (GenZ) lebih ringan untuk lebih imajinatif dan berekspresi di tiap jurusan, karena trade media sudah ada maka produk industri lebih update, dan siap bersaing. Pastinya menarik niat kolaboratif tiap perusahaan untuk melakukan MoU dengan pihak sekolah,” katanya.
Epo mengatakan, selama ini di Papua jarang bahkan belum ada konsep Festival yang diprakarsai untuk merayakan ulang tahun satu sekolah dan dibuka untuk umum dimana lokasinya adalah sekolah itu sendiri.
Menurutnya konsep yang diusung ini cukup berani dan baru di Papua apalagi stigma yang tertanam untuk sekolah teknik dengan brand STM cukup miring selama ini.
“Sehingga sebagai alumni didalam, saya sendiri merasa miris, apalagi kita tahu bahwa banyak ajang non akademik di bidang seni dan olahraga yang mana SMK NEGERI 3 tidak banyak ikut serta, entah karena dukungan pihak sekolah atau beberapa alasan lain yang muncul dari kelompok atau oknum siswa itu sendiri” katanya.
Hal ini, kata Epo cukup memanggil dirinya untuk menggerakkan alumni angkatan 2010 untuk masuk ke dunia Event Organizer untuk konsepkan dan melaksanakan acara tersebut.
“Kita konsepkan dan mengeksekusi acara ini dengan mencari dukungan arstist Papua dan juga vendor-vendor produksi event di Kota Jayapura yang sangat berpengalaman dengan kekuatan dana yang kecil dan terbatas,” ujarnya.
Ia mengatakan memang SMK itu bukan sekolah seni atau sekolah khusus olahraga tapi menurutnya perlu melihat dampak positif dari prestasi non akademik.
Lewat puncak acara pada tanggal 18 Maret 2025 pukul 10-21 malam akhirnya terlaksana dengan sukses dan aman.
“Maka SMK Negeri 3 Teknologi Dan Rekayasa Jayapura berhasil membuat sejarah dan membantah stigma miring untuk semua calon siswa dan orang tua yang anaknya akan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya dari SMP ke tingkat SMA/SMK,” pungkasnya.
Dalam acara tersebut juga turut dimeriahkan oleh Omcon SB, Yopa StandUP, Epen Nibaeli, Fitrah,Raparty, AL.Flo, Pace Santana, My Marthynz, Epo D’Fenomeno, DJ Ajrineo.
Dalam acara tersebut pengunjung juga bahkan bisa menikmati Service Motor Gratis, Pemeriksaan Kesehatan Gratis juga Aksi Donor Darah.