Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 1 Okt 2025 08:33 WIT

Aliansi Honorer Mimika Dorong Kejelasan Status PPPK Bagi Tenaga Honorer Sisa


					Pengurus Aliansi Honorer Mimika. (Dok istimewa) Perbesar

Pengurus Aliansi Honorer Mimika. (Dok istimewa)

SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA –  Ketua Umum Aliansi Honorer Mimika Edoardus Soway selaku mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang berkomitmen untuk mengakomodir tenaga Honorer Mimika dalam kuota PPPK.

Menanggapi terkait pengusulan kuota PPPK paruh waktu, Aliansi Honorer Mimika menyampaikan harapannya.

“Kami berharap Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati, BKPSDM dan Kepala-Kepala OPD, sekiranya dapat bekerjasama dalam membangun komunikasi agar rekan-rekan tenaga honorer yang tersisa dapat tercover dalam kuota PPPK Paruh Waktu ini,” katanya kepada media ini

Dijelaskan sesuai dengan catatan Aliansi Honorer Mimikauntuk tahapan PPPK bagi honorer dilaksanakan selama tiga tahap.

- Advertising -
- Advertising -

Untuk tahap pertama dan kedua sudah berjalan baik. Sementara tahapan ketiga data yang keluar baru 33 nama sementara menurut Aliansi Honorer Mimika, masih banyak yang belum masuk.

“Kami berharap agar bisa terus berkomunikasi dengan rekan honorer dengan maksud agar semua tenaga honorer di Kabupaten Mimika dapat mendapatkan kejelasan status sebagai PPPK,” pungkasnya.

 

Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Atasi Pendangkalan Sungai, Bupati Paniai Siapkan Ekskavator Amfibi, John Gobai: Tepat Sasaran

20 Oktober 2026 - 10:10 WIT

Empat Anak Meninggal Akibat Campak di Intan Jaya, Pemkab Gerak Cepat Turunkan Tim dan Minta Dukungan Pusat

17 Oktober 2026 - 21:34 WIT

Warga Kamoro Tidur di Emperan Ruko Saat Festival Budaya, Anggota DPRK Mimika Minta Panitia Dievaluasi

8 Oktober 2026 - 11:59 WIT

MRP Sampaikan Aspirasi DOB Papua Utara ke DPD RI

5 Oktober 2026 - 16:20 WIT

Ribka Haluk Bantah Isu Kemendagri Buat Definisi Baru Orang Asli Papua

12 September 2026 - 17:28 WIT

MenHAM Natalius Pigai Kritik Rencana Kemendagri Definisikan Orang Asli Papua: Itu Pemberian Tuhan, Bukan Politik

9 September 2026 - 22:40 WIT

Trending di Pemerintahan