Menu

Mode Gelap

Umum · 7 Jul 2023 15:37 WIT

Anak SD Bertanya Kenapa Ibu Kota Tidak di Papua, Begini Jawaban Jokowi


Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan murid SD di Kota Jayapura, Papua, Jumat (7/7/2023).Foto: Setkab.go.id Perbesar

Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan murid SD di Kota Jayapura, Papua, Jumat (7/7/2023).Foto: Setkab.go.id

SEJUMLAH pelajar Papua berkesempatan bertemu langsung dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah audiensi yang digelar di salah satu hotel yang berada di Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Jumat (7/7/2023).

Dalam pertemuan tersebut, para pelajar awalnya menampilkan kemahiran mereka dalam hal berhitung kepada Presiden Jokowi. Setelah itu, Presiden Jokowi memberikan kesempatan kepada anak-anak tersebut untuk mengajukan pertanyaan.

Dikutip dari Setkab.go.id, Seorang anak SD bernama Kesia Olivia Ergor mengajukan pertanyaan yang rupanya cukup menggelitik mereka yang hadir di ruangan tersebut.

“Kenapa ibu kota negara tidak dipindahkan saja ke Papua?” tanya anak yang berasal dari Kota Sorong tersebut.

- Advertising -
- Advertising -

“Indonesia ini sangat besar, dari Papua sampai ke Aceh, dari Sabang sampai Merauke ya, sangat luas sekali,” ujar Presiden Jokowi.

Dengan kondisi geografis yang sangat luas tersebut, Presiden menjelaskan, maka ibu kota Nusantara (IKN) dipilih di Kalimantan.

Pertimbangannya kata Jokowi, antara lain karena posisinya yang berada di tengah-tengah Indonesia sehingga dekat untuk diakses dari sisi barat, timur, utara, maupun selatan Indonesia.

Presiden Jokowi saat bertemu dengan anak-anak pelajar Papua di Kota Jayapura, Papua, Jumat (7/7/2023). Foto: Setkab.go.id

 

“Kalau dipilih yang timur—kalau ibu kotanya dipilih di Papua—yang dari Aceh ke Papua itu kalau ke sini jauh sekali, 9 jam dari Aceh ke Papua naik pesawat, _lho, itu. Kalau naik kapal bisa berminggu-minggu,” ungkapnya.

“Jadi dipilih ibu kota itu di tengah-tengah sehingga dipilih Nusantara di Kalimantan. Di tengah-tengah, dari timur dekat, dari Papua dekat, dari Aceh juga dekat, dari utara juga dekat, dari selatan juga dekat. Jadi dipilih di tengah-tengah,” lanjut Kepala Negara.

Presiden Jokowi pun mengapresiasi para pelajar Papua yang dinilainya pintar dan berani. Presiden Jokowi berpesan agar anak-anak tersebut bisa terus semangat belajar.

“Ini anak-anak di Papua ini pintar dan berani. Baik anak-anakku semuanya, terima kasih atas kehadirannya pada pagi hari ini dan semuanya semangat belajar semuanya ya dan hati-hati semuanya pulang sampai ke rumah masing-masing di kabupaten dan kotanya masing-masing,” pungkasnya.

 

Penulis: Kristin Rejang

Berikan Komentar
Artikel ini telah dibaca 320 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bartolomeus Mirip: Aksi Gubernur Papua Tengah Turun ke Puncak Harus Disambut Solusi Permanen dari Presiden

21 April 2026 - 14:05 WIT

DPR Papua Tengah Tagih Janji Divestasi Freeport: Wapres Gibran Harus Beri Kepastian Bagi Papua Tengah

20 April 2026 - 23:13 WIT

Pemuda Katolik Papua Tengah Ketemu Wakil Presiden Sampaikan Aspirasi Tarik Kemanan Non Organik

20 April 2026 - 22:08 WIT

Kritik Aktivis Soal Kunjungan Gibran: Harusnya Bongkar Akar Konflik, Bukan Sekadar Jargon Pembangunan

20 April 2026 - 21:29 WIT

IPMADO Nabire Tuntut Keadilan dan Pengungkapan Kasus atas Tragedi Dogiyai

18 April 2026 - 17:14 WIT

John Gobai: DOB Harusnya Hadir untuk Pembangunan, Bukan untuk Membuka Daerah Operasi Militer

18 April 2026 - 00:16 WIT

Trending di Umum