Menu

Mode Gelap

Umum · 23 Agu 2025 07:05 WIT

APBD Perubahan Kabupaten Mimika Tahun 2025 Sebesar Rp6,8 Triliun

APBD Perubahan Kabupaten Mimika Tahun 2025 Sebesar Rp6,8 Triliun Perbesar

SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 Kabupaten Mimika disetujui dalam Rapat Paripurna IV Masa sidang III DPK Mimika tentang Pendapatan Akhir Fraksi fraksi dan penutupan pembahasan.

Paripurna berlangsung di ruang Paripurna utama Gedung DPRK Mimika, kabupaten Mimika pada Jumat (22/8/2025).

Adapun rincian APBD Perubahan 2025 dengan rincian belanja daerah Rp6.803.271.341.050, Pendapatan Daerah  Rp6.150.478.000.000, Pendapatan Asli Daerah Rp501.635.361.000, Pendapatan Dana Transfer Rp3.872.282.777.000.

Pendapatan lain lain sebesar Rp 1.776.559.862.000, Sedangkan Belanja Daerah sebesar Rp 6.803. 271.341.050, belanja operasional Rp 4.502.447.077.626, belanja modal Rp 1.829.918.232.424, belanja tak terduga Rp 41.879.000.000 belanja transfer Rp 429.027.031.000.

- Advertising -
- Advertising -

Ketua DPRK Mimika Primus Natikapereyau dalam sambutannya mengatakan, bahwa alokasi anggaran Perubahan 2025 yang baru saja disahkan  dipastikan bahwa  anggaran Perubahan difokuskan pada program program prioritas.

“Kita memastikan bahwa anggaran dialokasikan untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda, dan menjawab  kebutuhan mendesak masyarakat,”katanya.

Dirinya juga mengakui bahwa selama proses pembahasan yang telah berlangsung, DPRK Mimika bersama dengan pemerintah telah bekerjasama dengan baik dalam semangat demokrasi yang konstruktif.

“Kami sadar betul, bahwa proses ini tidaklah mudah. Banyak dinamika dan perbedaan pandangan yang terjadi, namun berkat semangat kebersamaan dan niat tulus untuk membangun Mimika yang lebih baik, semua tantangan itu dapat kita lalui dengan baik,”sebutnya.

Primus berharap, dengan disahkannya APBD Perubahan ini, program program pembangunan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan.

“Pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat harus menjadi prioritas utama,”katanya.

Sementara Bupati Mimika Johannes Rettob, dalam sambutannya mengatakan agar lembaga Legislatif sebagai mitra kerja pemerintah yang sejajar, dalam melakukan pengawasan pembangunan senantiasa saling melengkapi dalam membenahi pembangunan dalam rangka mencapai kesejahteraan masyarakat.

“Saya menghargai kerjasama dan semangat yang terbangun antara legislatif dengan eksekutif sehingga sejak penyerahan Ranperda APBD Perubahan dapat berlangsung sesuai mekanisme yang berlaku, dan merupakan suatu prestasi yang patut dicatat dan menjadi perhatian, serta motivasi guna menata langkah dan arah pembangunan ke depan yang lebih maju,”ungkapnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikan Komentar
penulis : Tim
Artikel ini telah dibaca 536 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Festival Media Dimulai: Ruang Belajar dari Etika AI, Investigasi, Hak Masyarakat Adat Hingga Hutan Papua Bercerita

14 Januari 2026 - 09:09 WIT

Festival Media Siap Digelar, Ratusan Wartawan Sudah Berada di Nabire

12 Januari 2026 - 23:21 WIT

Sejarah Baru: Festival Media se-Tanah Papua Siap Mengguncang Jantung Papua Tengah

6 Januari 2026 - 20:25 WIT

Pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kembali Beroperasi Serentak Mulai 8 Januari 2026

5 Januari 2026 - 15:57 WIT

Sambut 2026: Bukan Pewaris, KNPI Papua Tengah Siap Menjadi Perintis Semangat Baru bagi Pemuda di Delapan Kabupaten

31 Desember 2025 - 17:21 WIT

Ketua SOMAMA-TI Kecam Lambatnya Pengesahan Perda Perlindungan Komoditas Lokal di Mimika

30 Desember 2025 - 22:48 WIT

Trending di Ekonomi