Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 11 Agu 2025 12:35 WIT

ASN Nabire Hampir 7000, Mesak Magai: Tidak Jalankan Tugas Kita Pecat


					Bupati Mesak Magai saat apel gabungan Senin (11/8/2025). (Foto: Edwin Rumanasen) Perbesar

Bupati Mesak Magai saat apel gabungan Senin (11/8/2025). (Foto: Edwin Rumanasen)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai menyebut hingga kini jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Nabire sudah mencapai lebih dari 7000 orang.

Ia menjelaskan dengan jumlah ASN ini sehingga APBD sebagian besar terserap untuk belanja pegawai.

“Oleh sebab itu saya selaku pimpinan daerah disini kabupaten Nabire, saya ambil satu sikap tegas bagi seluruh ASN Kabupaten Nabire untuk ditempatkan di wilayah Kabupaten Nabire 15 distrik baik pendidikan, kesehatan, pegawai distrik dan sebagainya,” kata Bupati ketika diwawancarai di Kantor Bupati, Senin (11/8/2025).

Dikatakan ASN harus siap ditempatkan dimana saja didalam wilayah Kabupaten Nabire.

- Advertising -
- Advertising -

“Kalau tidak melaksanakan tugas maka kita akan berikan teguran pertama, kedua, ketiga dan yang keempat kita tahan gaji, setelah tahan gaji selesai, tidak melaksanakan tugas kita pecat,” ujarnya.

Jumlah yang hampir 7000 pegawai ini kata dia sudah kelebihan. Sehingga Mesak mengatakan dirinya akan memohon dukungan kepada Gubernur Papua Tengah agar sebagian pegawai dari Kabupaten Nabire bisa dialihkan ke Provinsi.

“Ini untuk meringankan beban belanja pegawai Kabupaten Nabire sehingga anggaran kita bisa manfaatkan untuk membangun infrastruktur ekonomi demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Mesak Magai menyebut untuk 116 CPNS yang baru melaksanakan tugas maka SK untuk pengangkatan ke PNS akan dipertimbangkan kembali.

“SK untuk pengangkatan PNS kita pertimbangkan bahkan kalau masih ASN pun itu kan masih tahapan pembinaan, sehingga masih tahapan pembinaan pun masih tidak bisa laksanakan tugas untuk pengangkatan ini kan masih calon belum tentu diangkat atau tidak jadi kalau masih calon saja pemalas ya untuk SK PNS kami pertimbangkan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 234 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Atasi Pendangkalan Sungai, Bupati Paniai Siapkan Ekskavator Amfibi, John Gobai: Tepat Sasaran

20 Oktober 2026 - 10:10 WIT

Empat Anak Meninggal Akibat Campak di Intan Jaya, Pemkab Gerak Cepat Turunkan Tim dan Minta Dukungan Pusat

17 Oktober 2026 - 21:34 WIT

Warga Kamoro Tidur di Emperan Ruko Saat Festival Budaya, Anggota DPRK Mimika Minta Panitia Dievaluasi

8 Oktober 2026 - 11:59 WIT

MRP Sampaikan Aspirasi DOB Papua Utara ke DPD RI

5 Oktober 2026 - 16:20 WIT

Ribka Haluk Bantah Isu Kemendagri Buat Definisi Baru Orang Asli Papua

12 September 2026 - 17:28 WIT

MenHAM Natalius Pigai Kritik Rencana Kemendagri Definisikan Orang Asli Papua: Itu Pemberian Tuhan, Bukan Politik

9 September 2026 - 22:40 WIT

Trending di Pemerintahan