Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 24 Agu 2025 17:29 WIT

Berawal Dugaan Penculikan, Seorang Bayi di Sarmi Ditemukan Terkubur Dalam Gundukan Tanah


Polisi Saat melakukan rekonstruksi penemuan jasad bayi di Sarmi. (Foto: Humas Polres Sarmi) Perbesar

Polisi Saat melakukan rekonstruksi penemuan jasad bayi di Sarmi. (Foto: Humas Polres Sarmi)

SASAGUPAPUA.COM, SARMI – Kepolisian Resor (Polres) Sarmi melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan jasad bayi di Kampung Vietnam, Lembah Neidam, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua pada Sabtu (23/8/2025).

Kejadian ini bermula ketika pihak keluarga melaporkan adanya dugaan penculikan bayi ke Polres Sarmi. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Sat Reskrim segera bergerak menuju TKP untuk melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap bayi yang dilaporkan hilang.

Dalam proses pencarian bersama warga, Saudara YP bersama Saudara BL menemukan adanya atap seng yang mencurigai gundukan tanah yang berada di bawah seng tersebut, kemudian menyampaikan kepada anggota reskrim yang masih berada di TKP kemudian gundukan tanah tersebut di buka dan nampak kelihatan kain dan tubuh korban yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Dengan di temukannya korban kemudian anggota reskrim langsung mengamankan area tersebut.

Kapolres Sarmi melalui Kasat Reskrim menyampaikan bahwa proses olah TKP ini dilakukan guna mengetahui penyebab kematian serta mengungkap secara jelas kasus yang terjadi. “Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Kami minta masyarakat untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Polres Sarmi berkomitmen akan menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan transparan demi memberikan kepastian hukum serta rasa aman kepada masyarakat.

 

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 276 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bayi yang Meninggal di Sarmi Dibunuh Oleh Ibu Kandungnya Sendiri, Begini Kronologinya

25 Agustus 2025 - 22:33 WIT

Donatus Mote Minta Pemkab Deiyai Tutup Tempat Hiburan Malam

23 Agustus 2025 - 18:10 WIT

YLBHI bersama LBH Papua Adukan Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Militer di Puncak Jaya ke Komnas HAM

23 Agustus 2025 - 17:54 WIT

Hingga Hari ke-4 Pencarian Seorang Pendulang yang Hanyut di Mile 30 Masih Nihil

23 Agustus 2025 - 07:41 WIT

Kasus Korupsi PON Papua Terus Diusut, 10 Miliar Berhasil Dikembalikan

21 Agustus 2025 - 13:48 WIT

Tim SAR Gabungan Menyusuri Sungai Cari Pendulang yang Hanyut di Timika

20 Agustus 2025 - 08:38 WIT

Trending di Hukum Kriminal