Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 27 Agu 2024 13:54 WIT

Bulan Oktober Ada Formasi P3K 2024 di Mimika, Kuota 1.700 Orang


Kepala BPKSDM Kabupaten Mimika, Everth Hindom. (Foto: Sasagupapua.com) Perbesar

Kepala BPKSDM Kabupaten Mimika, Everth Hindom. (Foto: Sasagupapua.com)

Sasagupapua.com- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Mimika, Everth Hindom menjelaskan tahun ini akan ada formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Everth menerangkan, formasi P3K 2024 ini sesuai dengan arahan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan dibuka pada bulan Oktober mendatang.

“Untuk kuota P3K semua ditentukan dari pusat. Formasi P3K untuk Kabupaten Mimika kurang lebih 1.700 orang,” kata Everth ketika diwawancarai di Gedung BPKSDM Mimika, Selasa (27/8/2024).

Dijelaskan untuk formasi tersebut merupakan formasi yang diajukan oleh Kemenpan-RB kemudian disetujui oleh pihak Kemenpan-RB dengan kuota yang disesuaikan dengan kebutuhan.

- Advertising -
- Advertising -

Everth juga menyampaikan formasi P3K tahun ini adalah khusus bagi para Honorer di lingkup Pemkab Mimika yang terdata dalam database.

“Jadi ini untuk honorer yang terdata didalam BKN yaitu database honorer, dan gajinya dibayar dengan pembiayaan negara, dalam hal ini adalah APBD,” jelasnya.

Tahun ini juga Pemkab Mimika sementara mengutus terkait dengan tes CPNS formasi umum. Everth mengatakan pihaknya tidak membatasi honorer jika mau mendaftarkan diri melalui jalur CPNS secara umum ketika usia mereka masih batas 18-35 tahun.

“Kami BKD tidak membatasi ketika mereka ingin memilih mengikuti test CPNS atau P3K. Tapi ada konsekuensinya ketika mereka di tahun ini mendaftar CPNS, otomatis mereka hanya menggunakan satu link dan satu akun saja. Ketika nanti P3K dibuka, mereka tidak bisa mendaftar di P3K, kenapa demikian, itu karena dua formasi ini berjalan di tahun yang sama,” terangnya.

Mengenai formasi penempatan, pihaknya baru akan meyampaikan di bulan Oktober termasuk persyaratannya.

Everth menjelaskan saat ini jumlah honorer yang terdata di database kurang lebih 1.261 orang dengan berbagai latar belakang pendidikan dan usia. 

“Karena kuotanya 1.700 semua akan tercover dengan berbagai jenjang usia, dipastikan tidak ada honorer lagi,” tutupnya. 

Artikel ini telah dibaca 6,239 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Sambut Kunjungan Wamendagri dan Wamen PU di Nabire 

3 Juni 2026 - 11:30 WIT

Transformatif di Tanah Tertinggi Papua: Dari Infrastruktur Megah hingga Mandiri Ekonomi

25 Mei 2026 - 19:19 WIT

Bupati Intan Jaya: Masyarakat Sipil Tidak Boleh Jadi Target Konflik Bersenjata

19 Mei 2026 - 11:53 WIT

5 Poin Kesepakatan Strategis Forum Percepatan Pembangunan Tanah Papua

14 Mei 2026 - 14:42 WIT

Ojek Dogiyai Jadi Penggerak Ekonomi

7 Mei 2026 - 14:17 WIT

TPAKD Papua Tengah Fokus Perkuat Ekonomi Rakyat dan Akses Keuangan 2026

7 Mei 2026 - 11:14 WIT

Trending di Pemerintahan