Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 5 Agu 2026 21:52 WIT

Dinkes Papua Tengah Perkuat Kapasitas Nakes Deiyai Lewat OJT


Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

SASAGUPAPUA.COM, DEIYAI – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah melalui Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular menggelar kegiatan On the Job Training Program Kusta, Filariasis, Hepatitis, dan ISPA/Pneumonia di Kabupaten Deiyai. Rabu, (5/8/2026).

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai langkah nyata memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam penyelenggaraan program pencegahan dan pengendalian penyakit menular di tingkat pelayanan dasar.

Kegiatan yang melibatkan para pengelola program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai dan seluruh Puskesmas setempat ini bertujuan memperkuat kompetensi nakes. Fokus pembelajaran mencakup pelaksanaan kebijakan program, penguatan sistem surveilans, deteksi dan penemuan kasus, tata laksana pasien, hingga mekanisme pencatatan, pelaporan, dan penyusunan rencana tindak lanjut.

Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Isak Waine, S.KM., M.Kes., menegaskan bahwa kegiatan OJT merupakan bagian dari pembinaan teknis berkelanjutan demi memperkuat layanan di tingkat tapak.

- Advertising -
- Advertising -

“Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah berkomitmen meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas, profesional, dan sesuai standar. Melalui OJT ini kami berharap petugas mampu memperkuat surveilans, meningkatkan penemuan kasus, memperbaiki kualitas pencatatan dan pelaporan, serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Isak Waine.

Ia menjelaskan, langkah ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Papua Tengah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

“Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia kesehatan, pemerataan akses layanan, serta peningkatan mutu pelayanan hingga menjangkau masyarakat di distrik dan kampung, “Jelasnya.

Dalam arahannya, Isak menggarisbawahi pentingnya penemuan kasus kusta secara dini sekaligus menghapus stigma negatif di masyarakat.

“Perlunya peningkatan kualitas surveilans dan pemantauan pasca-eliminasi Filariasis, penguatan skrining dan pencegahan Hepatitis, serta deteksi dini dan tata laksana ISPA/Pneumonia, khususnya pada bayi dan balita, “Kata Isak.

Selain pemaparan materi, para peserta juga mengikuti diskusi teknis, analisis capaian program, praktik pencatatan dan pelaporan, hingga pembahasan berbagai tantangan di lapangan.

“Melalui pendekatan pembelajaran langsung di tempat kerja ini, keterampilan peserta diharapkan dapat meningkat pesat sehingga hasil pelatihan bisa langsung diterapkan di wilayah kerja masing-masing. Melalui kegiatan OJT ini, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah berharap terbangun sinergi yang makin kokoh antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Puskesmas, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pengendalian penyakit menular serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Deiyai, “Harapnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Asprov PSSI Papua Tengah Segera Gelar Musyawarah, Bentuk Kepengurusan Definitif

4 Agustus 2026 - 10:07 WIT

Potret: Ibadah Syukuran Kontingen Pesparawi Pemprov Papua Tengah 

3 Agustus 2026 - 17:10 WIT

Apresiasi Kontingen Pesparawi, Pemprov Papua Tengah Minta Tingkatkan Pembinaan Usia Muda

3 Agustus 2026 - 16:58 WIT

POTRET : Momen Kegiatan Dakor Cadangan Pangan Pemprov Papua Tengah, Ada Empat Arahan Gubernur

31 Juli 2026 - 18:23 WIT

POTRET : Momen Dialog Strategis di Timika, Meki Nawipa Sampaikan 12 Poin Kesepakatan Enam Gubernur

31 Juli 2026 - 17:56 WIT

PAD Naik Signifikan hingga 114%,Gubernur Meki Nawipa Serahkan Raperda APBD Papua Tengah 2025 ke DPR

31 Juli 2026 - 16:08 WIT

Trending di Pemprov Papua Tengah