Menu

Mode Gelap

Umum · 7 Mei 2026 08:14 WIT

Freeport dan Uncen Resmi Mulai Program Eksekutif Mengajar


Rektor UNCEN (delapan dari kiri) Prof. Dr.
Oscar Oswald O. Wambrauw, SE, M.Sc., agr.,
berfoto bersama narasumber eksekutif PTFI,
dan seluruh mahasiswa lintas fakultas UNCEN
dalam momentum kick-off Program Eksekutif
Mengajar sebagai wujud nyata sinergi
pendidikan untuk Papua. (Foto: Corporate Communication Freeport) Perbesar

Rektor UNCEN (delapan dari kiri) Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE, M.Sc., agr., berfoto bersama narasumber eksekutif PTFI, dan seluruh mahasiswa lintas fakultas UNCEN dalam momentum kick-off Program Eksekutif Mengajar sebagai wujud nyata sinergi pendidikan untuk Papua. (Foto: Corporate Communication Freeport)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Universitas Cenderawasih (UNCEN) resmi memulai Program Eksekutif Mengajar untuk memperkuat sinergi antara dunia industri dan akademisi untuk menyiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri global dari Papua.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen PTFI yang turun langsung ke kampus. Ini bukan sekadar kuliah tamu, tapi ruang bagi mahasiswa untuk melihat ‘dapur’ industri pertambangan kelas dunia. Dengan pembelajaran kontekstual ini, mahasiswa siap menghadapi dinamika dunia kerja yang sesungguhnya,” kata Rektor Universitas Cenderawasih Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, dalam pidatonya saat menutup kegiatan Eksekutif Mengajar, di Auditorium Gedung Pusat Sains dan Kemitraan UNCEN-PTFI, 29 April 2026.

Rektor mengatakan kehadiran praktisi industri memberi perspektif nyata bagi mahasiswa.

Program Eksekutif Mengajar membuka wawasan tentang praktik industri pertambangan kelas dunia. Ia juga mengapresiasi antusiasme mahasiswa sangat aktif baik dalam menyimak dan mengajukan pertanyaan yang relevan.

- Advertising -
- Advertising -

Pada sesi pertama, Vice President Mining Safety Division PTFI Eman Widijanto memaparkan tentang tata kelola risiko keselamatan operasional. Ia mengatakan pengelolaan risiko di PTFI berlandaskan nilai perusahaan yaitu Safety, Integrity, Commitment, Respect, dan Excellence (SINCERE), dengan keselamatan sebagai budaya kerja dan standar utama operasional, termasuk dalam pengelolaan kompleksitas tambang bawah tanah.

Vice President Mining Safety Division PTFI,
Eman Widijanto, memaparkan korelasi nilai-nilai perusahaan (Corporate Values) PTFI
‘SINCERE’ sebagai standar keunggulan
operasional di PTFI, dalam sesi kuliah tamu. (Foto: Corporate Communication Freeport)

Sesi kedua, Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati memaparkan tentang nilai-nilai keberlanjutan dan inklusivitas melalui topik kepemimpinan perempuan di industri pertambangan khususnya peran komunikasi dalam menjaga reputasi dan membangun kepercayaan publik. Ia menekankan komunikasi yang terbuka dan efektif adalah kunci dalam membangun kepercayaan jangka panjang.

“Komunikasi harus dilakukan secara jelas dan transparan, karena pesan yang disampaikan harus dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemangku kepentingan yang akhirnya akan membangun kepercayaan.” kata Katri.

Program Eksekutif Mengajar merupakan kelanjutan kemitraan strategis kedua belah pihak, setelah serah terima Gedung Pusat Sains dan Kemitraan pada Desember 2025, serta penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Maret 2026 lalu. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung empat kali dalam setahun.

Vice President Corporate Communications
PTFI, Katri Krisnati, memberikan paparan
strategis mengenai peran krusial komunikasi
dalam mengelola reputasi dan pemangku
kepentingan di industri pertambangan. (Foto: Corporate Communication Freeport)

Sebanyak 220 mahasiswa antusias mengikuti kuliah. Mereka dari Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Fakultas Kesehatan Masyarakat, hingga Fakultas Matematika & Ilmu

Pengetahuan Alam. Salah satu peserta menyatakan sesi tersebut membuka wawasan tentang peluang di industri pertambangan, termasuk peran perempuan dalam posisi kepemimpinan.

“Mendengar langsung pengalaman para eksekutif Freeport membuat kami sadar bahwa peluang untuk anak muda Papua di industri ini sangat luas. Materi tentang kepemimpinan perempuan tadi sangat menginspirasi saya bahwa gender bukan batasan untuk bisa memimpin di sektor teknis seperti pertambangan,” kata salah satu mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis, Merince Kogoya.

Wakil Rektor II UNCEN Dr. Ferdinan Risamasu, mengapresiasi materi yang dipaparkan dalam kegiatan ini. “Materi yang dibagikan sangat berbobot dan disampaikan oleh narasumber yang sangat memahami esensi industri. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menjembatani kesenjangan kurikulum dengan kebutuhan industri, sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa tentang digitalisasi tambang dan etika profesional.”

Salah satu mahasiswi UNCEN berdiskusi aktif
dengan para eksekutif PTFI, menunjukkan
tingginya minat mahasiswa dalam menyerap
wawasan praktis mengenai standar
profesionalisme global di dunia kerja. (Foto; Corporate Communication Freeport)

Di akhir sesi, para narasumber mendorong mahasiswa untuk aktif berdiskusi dan membangun jejaring.

“Semangat ini kami harap dapat menjadi motor penggerak bagi kalian sebagai generasi muda Papua untuk mengambil peran aktif mengelola sumber daya alam Papua dengan standar global yang berkelanjutan,” kata Eman

 

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mengenal Daniel Turot: Ketua ‘Baret Merah’ Ende Asal Papua yang Pasang Badan untuk Keadilan di Tanah Flores

6 Mei 2026 - 16:29 WIT

Ukir Sejarah Baru di Papua Tengah: Putri Asli Suku Mee Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Nabire

4 Mei 2026 - 22:36 WIT

Kunker ke Mimika, John NR Gobai Bahas Pengelolaan ‘Emas Biru’, Akses Kapal Jita, hingga Proteksi Mangrove

3 Mei 2026 - 08:34 WIT

Momen 1 Mei di Nabire: Ada Pawai Merah Putih hingga Pembagian Tali Asih

1 Mei 2026 - 21:37 WIT

Bupati dan Wabup Sorsel Resmikan Komunitas Nasfa “Wsan Kmindin” Pemuda Adat adalah Tulang Punggung Perubahan

27 April 2026 - 23:21 WIT

DPD KNPI Papua Tengah Resmi Tunjuk Arden Temorubun Jadi Ketua Karateker KNPI Mimika

25 April 2026 - 14:53 WIT

Trending di Umum