Menu

Mode Gelap

Umum · 23 Mei 2024 13:46 WIT

Umat Buddha Mimika Harap Pemerintah Bantu Pembangunan Vihara


Vihara Bodhi Mandala dalam proses pembangunan. Foto: Kristina Rejang/Sasagupapua.com Perbesar

Vihara Bodhi Mandala dalam proses pembangunan. Foto: Kristina Rejang/Sasagupapua.com

MOMEN hari raya Waisak 2568 TB / 2024 Umat Buddha di Kabupaten Mimika berharap pembangunan Vihara Bodhi Mandala segera rampung.

Hal ini disampaikan oleh Romo Upasaka Pandita Kantadamo Kartiady usai ibadah waisak yang berlangsung di Vihara Bodhi Mandala, Jalan Irigasi, Timika, Papua Tengah, Kamis (23/5/2023).

Saat ini, umat Buddha menggunakan sebuah gedung kecil yang dibuat sementara untuk beribadah selama pembangunan Vihara yang sementara dibangun di samping gedung tersebut.

“Yang bisa kita saksikan sekarang di tempat ini ada bangunan yang sementara masih dalam proses pembangunan. Ini adalah bangunan fisik dari vihara bodhi mandala kabupaten Mimika yang masih berproses,” katanya.

- Advertising -
- Advertising -

Umat Buddha berharap dalam proses pembangunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bisa memberikan bantuan lagi untuk kelangsungan pembangunan Vihara.

“Harapan kami dari pemerintah maupun pihak pihak terkait, sekiranya dapat membantu kelangsungan pembangunan ini untuk bisa membantu kami,” katanya.

Romo Upasaka Pandita Kantadamo Kartiady didampingi pengurus Majelis Budhayana Timika ketika diwawancarai awak media. Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com

Sebelumnya, pemerintah memberikan bantuan senilai 2,5 Miliar namun anggaran tersebut telah digunakan untuk pembelian Rangka Baja dan Bahan Material Pembangunan

Saat ini, pembangunan Vihara Bodhi Mandala telah mencapai 65 persen. Dimana tahun 2019 perdana umat Buddha melakukan peletakan batu pertama pembangunan vihara yang juga dibangun tempat ibadah sementara yang sampai saat ini digunakan untuk ibadah sekitar 200 umat Buddha. Dan tahun 2022 Vihara mulai dibangun.

“Target sesuai dana, jadi pekerjaan berproses terus sampai selesai. Dana yang sudah dihabiskan sekitar 7 miliaran lebih diperkirakan anggaran yang dibutuhkan kurang lebih 3 Miliar lagi,” jelasnya.

Dalam momen waisak, ada pesan yang disampaiakan Dewan Pengurus Pusat Sangha Agung Indonesia dengan mengangkat tema Keharmonisan Merupakan Pedoman Hidup Berdampingan Dalam Berbangsa.

Umat Buddha akan mengadakan Dharmasanti Waisak 2568 TB / 2024 pada tanggal 31 Mei 2023 mendatang yang akan diikuti juga umat Buddha dari Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan dipusatkan di salah satu hotel yang ada di Mimika, pukul 18.00 wit.

“Kami mengimbau kepada umat Buddha di Timika jika ada waktu mari kita sama sama ikut merayakan hari Waisak. Karena yang akan hadir nanti Papua, Papua Selatan dan Papua Tengah.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bartolomeus Mirip: Aksi Gubernur Papua Tengah Turun ke Puncak Harus Disambut Solusi Permanen dari Presiden

21 April 2026 - 14:05 WIT

DPR Papua Tengah Tagih Janji Divestasi Freeport: Wapres Gibran Harus Beri Kepastian Bagi Papua Tengah

20 April 2026 - 23:13 WIT

Pemuda Katolik Papua Tengah Ketemu Wakil Presiden Sampaikan Aspirasi Tarik Kemanan Non Organik

20 April 2026 - 22:08 WIT

Kritik Aktivis Soal Kunjungan Gibran: Harusnya Bongkar Akar Konflik, Bukan Sekadar Jargon Pembangunan

20 April 2026 - 21:29 WIT

IPMADO Nabire Tuntut Keadilan dan Pengungkapan Kasus atas Tragedi Dogiyai

18 April 2026 - 17:14 WIT

John Gobai: DOB Harusnya Hadir untuk Pembangunan, Bukan untuk Membuka Daerah Operasi Militer

18 April 2026 - 00:16 WIT

Trending di Umum