Menu ✖

Mode Gelap

Politik · 26 Nov 2024 19:20 WIT

Jenifer Tabuni: Kami Butuh Dukungan Bukan Sekedar Fisik tapi Rohani


Ketua KPU Provinsi Papua Tengah, Jenifer Darling Tabuni didampingi pihak FKUB saat memberikan keterangan pers. (Foto: Edwin Rumanasen) Perbesar

Ketua KPU Provinsi Papua Tengah, Jenifer Darling Tabuni didampingi pihak FKUB saat memberikan keterangan pers. (Foto: Edwin Rumanasen)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah, Jenifer Darling Tabuni mengatakan kegiatan doa bersama harus dilaksanakan sebab pihaknya sebagai penyelenggara membutuhkan dukungan bukan hanya sekedar fisik tapi juga rohani.

“Jiwa kami juga harus dikuatkan. Apalagi menghadapi tekanan, kesibukan yang luar biasa kami butuh energi yang positif untuk menguatkan sehingga didukung oleh FKUB melalui doa,” kata Jenifer kepada awak media usai pelaksanaan doa bersama Pilkada Papua Tengah, Selasa (26/11/2024).

Ia berharap dengan kegiatan doa bersama yang dilaksanakan bisa menyentuh hingga ke penyelenggara tingkat bawah.

“Sehingga kami bekerja pertama takut akan Tuhan, kedua kami bekerja sesuai dengan aturan yang ada dan ketiga kami kerja tegak lurus jadi kembali kepada psikis dan rohani kami supaya kami kerja sesuai dengan aturan yang ada,” pungkasnya.

- Advertising -
- Advertising -

Ketua I Forum Kerukunan Umar Beragama (FKUB) Provinsi Papua Tengah Fredi Pigai berharap akhir dari Pilkada semua bisa menerima hasil dari Pilkada yang dilaksanakan.

“Kami mengajak semua masyarakat bisa menggunakan hak pilih dengan tenang lalu memutuskan pilihannya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, KPU Provinsi Papua Tengah menggelar Doa Bersama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 Papua Tengah.

Kegiatan doa bersama ini dilaksanakan di Kantor KPU Provinsi Papua yang terletak di Jalan Drs A. Gobay, Girimulyo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (26/11/2024).

Dalam momen ini, doa bersama dilakukan secara berantai mulai dari doa yang dibawakan dengan ajaran Islam, dilanjutkan doa dibawakan agama Kristen Protestan, Katolik, Budha dan ditutup dengan agama Hindu.

 

 

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

John Gobai Sebut Raperdasi Masyarakat Adat Buka Peluang Kembalikan Nama Kampung Sesuai Bahasa Suku

17 Oktober 2026 - 10:20 WIT

Perda Bahasa Daerah Mimika Didorong Masuk Kurikulum Sekolah

14 Oktober 2026 - 21:38 WIT

Menata Ibu Kota Provinsi, John Gobai: Harus Ada Rehabilitasi Sosial dan Perda Ketertiban

13 Oktober 2026 - 21:28 WIT

Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan di Sima: John Gobai Sebut Bawa Dampak Besar Bagi Ekonomi Warga

13 Oktober 2026 - 20:39 WIT

Poksus DPR Papua Tengah Minta Perdasi Kesehatan Muat Aturan Beasiswa Dokter Spesialis Bagi OAP

7 Oktober 2026 - 20:39 WIT

DPR dan Pemprov Papua Tengah Sepakati 10 Perda Non-APBD Tahun 2026

7 Oktober 2026 - 10:21 WIT

Trending di Politik