SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Bupati Mimika, Johannes Rettob, bersama jajaran Forkopimda secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur. Pembangunan kawasan ini merupakan program strategis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John Gobai, menyambut penuh syukur dan memberikan apresiasi tinggi atas terealisasinya pembangunan infrastruktur kelautan di wilayah Mimika tersebut.
“Saya mendapatkan informasi dari Kadis Kelautan dan Perikanan Mimika bahwa hari ini Bupati Mimika, Bapak Johannes Rettob, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pomako, sebuah program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI,” kata John Gobai.
“Puji Tuhan Yesus dan Bunda Maria Maha Besar, semua bisa berjalan baik. Terima kasih Pak Menteri KKP RI, Pak Kadis KP Papua Tengah, dan Kaka Kadis Perikanan Mimika, Klemen Ohoilulin, untuk komunikasi yang baik,” lanjutnya.
John Gobai juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para akademisi dan mahasiswa yang turut mengawal aspirasi masyarakat pesisir melalui forum diskusi formal sebelum program ini direalisasikan.
“Terima kasih juga untuk rekan-rekan STIH Mimika yang beberapa waktu lalu memfasilitasi hearing dengan tema pembangunan kampung nelayan di Mimika dan pelayanan kapal perintis di Jita, Mimika,” tambahnya.
Ia mengisahkan perjuangan untuk menghadirkan fasilitas ini telah berjalan sejak beberapa tahun lalu ketika ia masih mengabdi di tingkat provinsi.
“Sejak tahun 2023 saya sangat aktif memperjuangkan adanya kampung nelayan di Nabire dan Mimika ketika itu saya masih menjadi anggota DPR Papua. Puji Tuhan sekarang menjadi program strategis dari Presiden Prabowo Subianto dengan nama program Kampung Nelayan Merah Putih,” jelas John Gobai.
Untuk memastikan program tersebut tepat sasaran, ia terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait dan turun langsung ke lapangan.
“Ketika itu menjadi program Presiden RI, saya cukup aktif berkomunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan juga dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Papua Tengah serta DKP Mimika untuk berdiskusi dan bertindak bersama. Saya juga mengawal mereka ke beberapa tempat di Nabire untuk dapat dibangun Kampung Nelayan Merah Putih,” paparnya.
Sinergi antara DPR Papua Tengah, akademisi, dan pemerintah daerah Mimika dinilainya menjadi kunci utama terwujudnya peletakan batu pertama di Kampung Pomako.
“Kami juga mengadakan hearing pimpinan DPRPT bekerja sama dengan STIH Mimika yang dihadiri Bupati Mimika dan Wakil Bupati Mimika, membahas pembangunan kampung nelayan di Mimika dan permasalahan pelayanan kapal perintis ke Jita, Mimika,” ungkapnya.
Menurut John Gobai keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih ini akan membawa dampak positif yang besar bagi taraf hidup nelayan lokal di wilayah Papua Tengah.
“Puji Tuhan, Tuhan Yesus dan Bunda Maria Maha Besar, Ia membuat semua menjadi indah pada waktunya. Menurut saya ini adalah program yang sangat baik untuk kepentingan nelayan asli Papua di Papua Tengah,” tutup John Gobai.





