Menu

Mode Gelap

Umum · 3 Mar 2025 00:21 WIT

Mahasiswa dan Pelajar FKMI Tolak Pemekaran Kabupaten Intan Jaya


Mahasiswa dan Pelajar FKMI menolak rencana pemekaran Intan Jaya. (Foto: Istimewa) Perbesar

Mahasiswa dan Pelajar FKMI menolak rencana pemekaran Intan Jaya. (Foto: Istimewa)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Kumpulan Mahasiswa dan Mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Forum Komunikasi Mahasiswa Mahasiswi Kabupaten Intan Jaya (FKMI) Kota Studi Nabire menolak keras adanya usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) Intan Jaya.

Hal ini ditegaskan oleh Daud Tigau mewakili seluruh anggota FKMI. Daud menuturkan sikap yang diambil oleh FKMI ini dikarenakan beberapa waktu belakangan disejumlah media sosial dan media pemberitaan, muncul perbincangan dari kalangan intelektual tentang usulan DOB di Intan Jaya.

Dalam maraknya pernyataan terkait DOB Intan Jaya, FKMI memberikan apresiasi dan dukungan kepada salah satu Anggota DPRD Papua Tengah yaitu Henes Sondegau dari Dapil 2 Intan Jaya yang secara tegas menolak pemekaran Kabupaten Kemanduga, Induk dari Kabupaten Intan Jaya.

“Kami seluruh Mahasiswa dan pelajar FKMI Kota studi nabire melihat pemekaran Kabupaten Intan Jaya dari Paniai sejak Tahun 2008 Sampai dengan sekarang masyarakat belum merasakan kesejahteraan dan kebahagiaan,” kata Daud, Minggu (2/3/2025).

- Advertising -
- Advertising -

Menurut mereka yang kerap dirasakan oleh masyarakat Intan Jaya hingga saat ini adalah pertumpahan darah serta tangisan.

“Dengan adanya konflik berkepanjangan dari tahun ke tahun dampaknya merusak tatanan kehidupan masyarakat sipil dan Sumber Daya Manusia menjadi terganggu khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan,” serunya.

Mahasiswa dan Pelajar FKMI menolak rencana pemekaran Intan Jaya. (Foto: Istimewa)

Sehingga FKMI menolak jika ada pihak yang mengusulkan untuk dilakukan pemekaran Kabupaten baru yaitu Kemanduga, pecahan dari kabupaten Intan Jaya.

Mereka juga menyampaikan beberapa poin pernyataan sikap:

1. Dengan tegas kami menolak adanya pemekaran DOB  di Kabupaten Intan Jaya

2. Kami pelajar dan mahasiswa FKMI kota studi Nabire sangat mendukung dengan adanya pernyataan sikap dari anggota DPRP-PT Henes Sondegau terkait penolakan DOB di Kabupaten Intan Jaya.

3. Kami meminta kepada para politikus yang usulkan pemekaran kabupaten baru bahwa jangan menambah malapetaka terus terjadi di Intan Jaya.

4. Kami meminta kepada pemerintah kabupaten Intan Jaya Fokus pada SDM Dan pelayanan kesejahteraan masyarakat.

5. Kami meminta kepada oknum-oknum yang usulkan DOB segerah hentikan pemekaran kabupaten yang baru dirancang yaitu Kabupaten Kemanduga.

Berikan Komentar
penulis : Tim
Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bartolomeus Mirip: Aksi Gubernur Papua Tengah Turun ke Puncak Harus Disambut Solusi Permanen dari Presiden

21 April 2026 - 14:05 WIT

DPR Papua Tengah Tagih Janji Divestasi Freeport: Wapres Gibran Harus Beri Kepastian Bagi Papua Tengah

20 April 2026 - 23:13 WIT

Pemuda Katolik Papua Tengah Ketemu Wakil Presiden Sampaikan Aspirasi Tarik Kemanan Non Organik

20 April 2026 - 22:08 WIT

Kritik Aktivis Soal Kunjungan Gibran: Harusnya Bongkar Akar Konflik, Bukan Sekadar Jargon Pembangunan

20 April 2026 - 21:29 WIT

IPMADO Nabire Tuntut Keadilan dan Pengungkapan Kasus atas Tragedi Dogiyai

18 April 2026 - 17:14 WIT

John Gobai: DOB Harusnya Hadir untuk Pembangunan, Bukan untuk Membuka Daerah Operasi Militer

18 April 2026 - 00:16 WIT

Trending di Umum