Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 8 Agu 2024 12:15 WIT

Mama-mama di Timika Diajar Buat Kue Berbahan Lokal


Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melakukan pendampingan dalam kegiatan Pengembangan Kegiatan Masyarakat Untuk Peningkatan Kualitas Keluarga. (Foto:Edwin Rumanasen) Perbesar

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melakukan pendampingan dalam kegiatan Pengembangan Kegiatan Masyarakat Untuk Peningkatan Kualitas Keluarga. (Foto:Edwin Rumanasen)

MAMA-mama Papua di Kabupaten Mimika diajar diajar membuat kue berbahan lokal seperti sagu, ubi, labu dan lainnya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dalam kegiatan Pengembangan Kegiatan Masyarakat Untuk Peningkatan Kualitas Keluarga.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Distrik Kuala Kencana, Kamis (8/8/2024).

Kegiatan ini menggunakan dana otsus tahun anggaran 2024 yang dilaksanakan di tiga Distrik yakni Kuala Kencana, Kwamki Narama dan Mimika Timur.

- Advertising -
- Advertising -

Dalam Laporan Panitia yang dibacakan oleh Dewi Karuapi mengatakan hari ini kegiatan dilaksanakan di Kuala Kencana.

“Nantinya akan berlanjut di Distrik Kwamki Narama dan Mimika Timur,” ungkapnya.

Dijelaskan, Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keluarga dalam mewujudkan kesetaraan gender.

“Guna menambah wawasan dan pengetahuan peserta mama-mama papua sehingga dapat menambah pendapatan keluarga,” terangnya.

Asisten II Setda Mimika Bidang Ekonomi, Willem Naa saat membacakan sambutan Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan dengan mengikuti perkembangan zaman yang semakin dinamis dan kompetitif, pemerintah Kabupaten Mimika melalui dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak, pengendalian penduduk dan KB Kabupaten Mimika terus berupaya untuk senantiasa meningkatkan kualitas sumber daya.

Willem mengarakan, pelatihan-pelatihan sebagai dasar utama dalam meningkatkan pengetahuanserta upaya untuk meningkatan usaha pendapatan keluarga.

“Hal ini penting agar kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan tuntutan hidup di masa mendatang,” katanya.

Melalui kegiatan ini kata dia, pelatihan ini bisa memberikan manfaat bagi para mama-mama Papua dalam mengembangkan wawasan,

pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Ia juga berharap nantinya mama-mama yang mengikuti pelatihan ini terus dibina hingga bisa membuat usaha sendiri.

“Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi dan membuka cakrawala baru bagi peserta Mama-mama Papua,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Meki Nawipa Paparkan Data Penerimaan Dana Desa se-Papua Tengah Tahun 2024–2026

14 Agustus 2026 - 22:24 WIT

Polemik Dana Desa Berujung Kerusuhan, Gubernur Pimpin Pemulihan di Puncak

14 Agustus 2026 - 20:41 WIT

Kebijakan Meki Nawipa: Papua Tengah Mulai Bergerak Bangun Ekosistem Kopi Hingga Peternakan Terpadu

10 Agustus 2026 - 17:48 WIT

Gelar Bimbingan Sosial, Pemkab Dogiyai Tekankan Validasi Data Lansia hingga Disabilitas

3 Juli 2026 - 17:05 WIT

Wakil Bupati Puncak Kunjungi Kontingen Pesparawi XIV di Manokwari

24 Juni 2026 - 22:11 WIT

Pemkab Mimika, PTFI, dan YPMAK Teken Kerja Sama Pembangunan Hingga Pemanfaatan Tailing

20 Juni 2026 - 19:13 WIT

Trending di Pemerintahan