Menu ✖

Mode Gelap

Umum · 1 Mei 2026 21:37 WIT

Momen 1 Mei di Nabire: Ada Pawai Merah Putih hingga Pembagian Tali Asih


BMP RI Papua Tengah saat menyelenggarakan apel dan pawai kebangsaan. (Foto: Ist) Perbesar

BMP RI Papua Tengah saat menyelenggarakan apel dan pawai kebangsaan. (Foto: Ist)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Papua Tengah menyelenggarakan apel dan pawai kebangsaan di Kabupaten Nabire, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati kembalinya Papua ke dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan tema “Bersatu dalam Keberagaman, Kuat dalam Kebangsaan.”

Sekretaris Jenderal BMP RI wilayah Papua, Ali Albert Kabiay, mengatakan  kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas momentum sejarah tersebut.

“Kami hari ini merayakan momentum kembalinya Papua ke dalam bingkai NKRI. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah, TNI-Polri, dan pihak-pihak yang sudah membantu pelaksanaan kegiatan positif ini,” ujarnya.

- Advertising -
- Advertising -

Ali mengatakan edukasi sejarah sangat penting bagi generasi muda.

“Momentum ini kita jadikan sejarah bagi generasi muda bahwa pada 1 Mei 1963, Papua kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Kami berharap kita semua bisa saling menjaga toleransi dan keamanan di Papua Tengah. Kalau wilayah kita aman, investasi dan ekonomi masyarakat bisa tumbuh dengan baik,” katanya.

Perkumpulan Putri Sejati Srikandi Indonesia Bagikan Sembako di Nabire Barat

Sementara itu, Perkumpulan Putri Sejati Srikandi Indonesia Kabupaten Nabire menggelar kegiatan pembagian sembako pada Jumat (1/5/2026) pagi di Kompleks Perumahan Pemda, Distrik Nabire Barat.

Perkumpulan Putri Sejati Srikandi Indonesia Kabupaten Nabire menggelar kegiatan pembagian sembako pada Jumat (1/5/2026). (Foto: Ist)

Kegiatan sosial ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Integrasi Papua ke dalam NKRI dan diikuti oleh sekitar 75 penerima manfaat, termasuk mama-mama Papua dan anak yatim.

Dalam sambutannya, Ketua Persatuan Perempuan Nusantara, Adriana Sahempa, mengajak kaum perempuan di Papua untuk lebih mandiri.

“Kita mama-mama Papua tidak boleh malu dan harus terus berjuang untuk kehidupan yang lebih baik. Mari kita perkuat persatuan, berhenti bergosip, dan jaga kesehatan agar terhindar dari penyakit seperti HIV/AIDS,” kata Adriana.

Dirinya juga berpesan agar momen 1 Mei ini dijadikan pengingat bagi perempuan Papua untuk terus berkarya bagi bangsa.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Putri Sejati Srikandi Indonesia, Joko Santoso, mengatakan bela negara bisa dimulai dari hal-hal sederhana.

“Bela negara itu bisa dari hal kecil, seperti disiplin dan menjaga kesehatan diri sendiri. Ibu-ibu memiliki peran besar sebagai pemersatu di dalam keluarga,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

BMKG Prediksi Akan Ada Musim Hujan Berdurasi Hingga 8 Bulan di Papua, ini Sebaran Wilayahnya

8 Oktober 2026 - 16:54 WIT

Refleksi HUT ke-30 Mimika, Araminus Omaleng: Apakah Suku Amungme-Kamoro Sudah Happy di Tanah Sendiri?

8 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Dr.Petrus Tekege Harap Perda Papua Tengah Tak Hanya Berhenti Sebagai Dokumen

7 Oktober 2026 - 15:23 WIT

MK Tidak Menemukan Bukti Wapres Gibran Memiliki Ijazah SLTA atau Sederajat

6 Oktober 2026 - 23:21 WIT

Embun Beku dan Kekeringan Terjang Kwiyawagi: Satu Orang Meninggal, 61 Honai dan Dua Gereja Terbakar

6 Oktober 2026 - 11:11 WIT

Soroti Anggaran Rp38 M Dermaga Otakwa, DPR Papua Tengah Minta Pemkab Mimika Jangan Melupakan Dermaga Jita

5 Oktober 2026 - 16:08 WIT

Trending di Umum