SASAGUPAPUA.COM, Nabire – Kepala Pelni Nabire, Robby Munardi, mengumumkan kabar gembira bagi para pelaku usaha logistik dan pedagang komoditas di wilayah Nabire.
Dalam wawancara yang berlangsung di Nabire pada Kamis (16/4/2026), ia menjelaskan pihak Pelni saat ini tengah menjalankan program potongan harga khusus untuk pengiriman barang menggunakan kontainer.
“Durasi sampai dengan 30 April itu ada diskon 20 persen dari tarif dasarnya. Jadi uang muatan kontainer itu ada dua nomor, ongkos muat dan ongkos bongkar di pelabuhan itu normal tidak ada diskon, dan yang kena diskon adalah tarif dasar untuk pengiriman di atas kapal sebesar 20 persen,” ujar Robby.
Dijelaskan, program ini berlaku untuk arus muatan kontainer yang masuk maupun keluar melalui Pelni Logistik di Pelabuhan Nabire.
Robby mengajak masyarakat untuk menginformasikan hal ini kepada para relasi pedagang agar dapat memanfaatkan momentum tersebut sebelum masa berlaku diskon berakhir di penghujung bulan April.
“Nah untuk Nabire sendiri jelas kita bisa. Kapalnya untuk yang bulan April ini sisa dua, yaitu Gunung Dempo dan Labobar. Jadi mungkin saya terus tambahkan info buat teman-teman yang punya relasi pedagang komoditi yang ada di Nabire, baik masuk maupun keluar, bisa menyampaikan bahwa di pelabuhan ini kami lagi ada program diskon 20 persen untuk tarif muatan kontainer masuk dan keluar di Pelni Logistik,” katanya.
Terkait spesifikasi teknis, Robby menyebutkan bahwa kapal Pelni khusus melayani kontainer ukuran 20 feet atau tipe kecil.
Meskipun ukurannya terbatas jika dibandingkan dengan kapal kargo besar yang bisa mengangkut ukuran 40 feet, kontainer ini tetap fleksibel untuk berbagai jenis komoditas.
“Kontainer yang bisa diangkut di kapal kami adalah kontainer ukuran 20 feet, jadi tipe kecilnya. 20 feet ini paling kalau misalkan untuk muat mobil, satu mobil saja. Mengenai jenis barang yang bisa dimuat di dalam kontainer, semua barang bisa. Mau mengirim bahan bangunan, beras, sembako, ikan beku (reefer container), atau barang kering (dry container). Untuk bawang atau sayur-sayuran bisa juga karena kita ada kontainer yang model open kerangkeng,” jelasnya.
Mengenai jangkauan pengiriman, rute logistik ini mengikuti jadwal singgah kapal di Nabire yang mencakup wilayah strategis di Indonesia.
Robby mengungkapkan saat ini KM Gunung Dempo sebagai armada andalan karena memiliki kapasitas palka yang jauh lebih besar dibandingkan armada lainnya.
“Rutenya mengikuti rute kapal yang singgah di Nabire ini. Sebenarnya untuk dua kapal ini sudah mencakup sebagian besar wilayah Indonesia. Untuk yang ke arah utara ada Dorolonda ke arah Bitung Ternate, dan untuk arah tengah dan barat ada Gunung Dempo yang jadi primadona. Kebetulan Gunung Dempo ini dari segi kondisi kapal bisa memuat lebih banyak kontainer dibanding kapal-kapal Pelni lainnya,” tutur Robby.
Ia menambahkan bahwa kapasitas KM Gunung Dempo mampu menampung hingga 90 TEUs atau 90 box kontainer, sementara KM Dorolonda hanya sekitar 22 TEUs.
Dengan kapasitas yang tersedia, ia berharap para pemain Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) di Nabire lebih aktif memaksimalkan pengiriman barang.
“Jadi kalau memang banyak JPT ataupun logistik di Nabire ini, sangat bisa memanfaatkan kapal Gunung Dempo itu untuk mengirim barang sebanyak-banyaknya. Rutenya dari Nabire, Manokwari, Sorong, langsung ke Makassar, Surabaya, dan Jakarta. Kalau misalkan kondisi pas kapal sandar di Nabire palka-nya kosong, kita mau mengirim 10 sampai 15 kontainer sangat bisa. Tapi rutinnya saat ini kami biasanya cuma sekitar dua sampai lima kontainer yang rutin,” pungkasnya.






