SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Kantor Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Nabire melaporkan keberhasilan penanganan arus mudik dan balik tahun 2026 dalam acara media gathering yang digelar di Nabire, Kamis (16/4/2026).
Kepala Pelni Nabire, Robby Munardi, mengungkapkan terdapat lonjakan signifikan jumlah pengguna jasa transportasi laut di wilayah tersebut selama periode 6 Maret hingga 6 April 2026.
“Ada 6.700-an yang naik dari periode tanggal 6 Maret sampai dengan 6 April itu, tepatnya penumpang di Nabire ada 6.753 orang yang menggunakan kapal kita,” ujar Robby Munardi.
Robby menjelaskan untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya melakukan penyesuaian armada dengan menghadirkan kapal bantuan melalui skema re-routing.
Dikatakan, selain dua kapal rutin yakni KM Dorolonda dan KM Gunung Dempo, Pelni juga mengoperasikan KM Labobar dan KM Dobonsolo untuk memperkuat armada di Pelabuhan Nabire.
“Selama sebulan kemarin itu kita mencatat kenaikan 105 persen jika dibandingkan dengan data target bulan Maret. Target kita sebenarnya sekitar 6.300 penumpang, jadi pencapaian ini melebihi target kalau dibanding secara apple to apple bulan ke bulannya,” jelasnya.
Meski demikian, Robby menambahkan angka tersebut masih merupakan data internal cabang yang sedang menunggu proses finalisasi dari kantor pusat pada akhir April mendatang.
Terkait fasilitas diskon, ia memperkirakan sekitar 90 persen dari total penumpang di Nabire telah memanfaatkan potongan harga tiket sebesar 30 persen yang mulai diberlakukan sejak pertengahan Maret.
Mengenai titik puncak kepadatan, Robby memaparkan arus mudik tertinggi di Nabire terjadi pada 14 Maret 2026 melalui KM Gunung Dempo dengan mengangkut 1.208 orang.
Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 30 Maret 2026, di mana KM Gunung Dempo mengangkut 869 penumpang dari Jayapura menuju Wasior dan wilayah Barat melalui Pelabuhan Nabire.
Capaian Nasional PT Pelni (Persero)
Keberhasilan di tingkat cabang ini sejalan dengan kinerja positif PT Pelni secara nasional. Robby juga menjelaskan terkait keberhasilan Pelni secara nasional sesuai yang dilaporkan oleh Direktur Utama PELNI, Tri Andayani dimana selama periode Angkutan Lebaran 2026, perusahaan telah melayani total 652.271 penumpang di seluruh Indonesia.
Dimana Pelni mencatat hasil yang melampaui target. Puncak arus mudik dan balik juga berlangsung tertib, didukung oleh persiapan yang optimal, termasuk penyesuaian rute dan peningkatan kapasitas
Begitu juga terkait dengan On Time Performance (OTP) atau ketepatan waktu kapal yang mencapai 97 persen secara nasional.
Sebaran penumpang tahun ini tercatat cukup merata, dengan wilayah tengah memberikan kontribusi tertinggi sebesar 42 persen, diikuti wilayah barat 30,6 persen, dan wilayah timur sebesar 27,5 persen.






