Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 18 Sep 2025 07:40 WIT

Pemkab Dogiyai Sudah Kirim 80 Mahasiswa dan Pelajar Tuntut ilmu Hingga Luar Negeri


Foto: Dok Humas Dogiyai Perbesar

Foto: Dok Humas Dogiyai

SASAGUPAPUA.COM, DOGIYAI – Awal Tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil bupati Kabupaten Dogiyai Yudas Tebay dan Yuliten Enouw telah memberikan kebijakan untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Dogiyai.

Melalui kebijakan Pimpinan Daerah ini mereka berhasil mengirimkan 80 orang pelajar dan mahasiswa untuk menuntut pendidikan di luar Papua hingga luar negeri.

Jumlah mahasiswa dan pelajar yang kirimkan lewat Dinas Pendidikan,Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dogiyai adalah sejumlah 15 anak dikirim ke Sekolah Genius, 12 orang untuk program ADEM, dan 14 orang untuk beasiswa luar negeri yang terdiri dari 12 orang ke India dan 2 orang ke Rusia.

Kemudian,Mahasiswa yang kirimkan melalui dinas kesehatan Dogiyai adalah sejumlah 30 mahasiswa untuk melanjutkan kuliah di kota Studi Surabaya, kampus Universitas Anwar Medika.

- Advertising -
- Advertising -

“Ini merupakan kesempatan luar biasa bagi putra-putri Kabupaten Dogiyai untuk belajar di luar Papua dan di luar negeri. Harapan kita, setelah menyelesaikan studi nanti, mereka bisa kembali dan membangun daerah tercinta Kabupaten Dogiyai,”Ujar Bupati Dogiyai.

Mantan kepala dinas P dan P Dogiyai ini juga mengatakan, program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia Dogiyai.

Ia berharap para pelajar yang dilepas dapat kembali dan menjadi generasi penerus di tanah Dogiyai.

“Suatu saat nanti mereka akan gantikan kita yang saat ini sedang mengabdi di pemerintahan. Mereka bukan anak orang lain, mereka anak kita. Tugas kita adalah mendoakan mereka agar sukses dan kembali membangun Dogiyai,” ujar Yudas Tebai.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 117 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama