Menu

Mode Gelap

Lingkungan · 29 Apr 2025 13:36 WIT

Pemkab Mimika Buat Seminar Penyusunan Master Plan Persampahan


Perwakilan LPPM UKI Paulus Makassar saat menyampaikan materi terkait Master Plan Persampahan. (Foto: Edwin Rumanasen) Perbesar

Perwakilan LPPM UKI Paulus Makassar saat menyampaikan materi terkait Master Plan Persampahan. (Foto: Edwin Rumanasen)

SASAGUPAPUA.COM, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar Seminar Penyusunan Master Plan Persampahan Kabupaten Mimika.

Kegiatan seminar ini berlangsung di salah satu hotel yang ada di kabupaten mimika, Selasa, (29/4/25).

Seminar ini menghadirkan pemateri dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar, serta dihadiri oleh berbagai elemen seperti perwakilan dari Freeport, Lemasa, Lemasko dan dinas atau instansi terkait.

Bupati mimika yang di wakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Frans Kambu, dalam sambutannya mengatakan, dengan pertumbuhan penduduk dan pesatnya pembangunan di berbagai sektor, volume sampah yang dihasilkan masyarakat pun meningkat secara signifikan. jika tidak ditangani dengan baik, persoalan ini dapat berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan hidup, dan kualitas estetika kota.

- Advertising -
- Advertising -

Frans juga mengatakan penyusunan master plan ini menjadi hal yang sangat penting untuk pengelolaan sampah yang baik kedepannya.

“Penyusunan master plan pengelolaan persampahan menjadi sangat penting dan strategis, dokumen ini akan menjadi peta jalan (roadmap) yang mengarahkan langkah-langkah konkret dalam mengelola sampah, mulai dari pengurangan sampah di sumbernya, peningkatan pengumpulan, pengangkutan, hingga pemrosesan akhir sampah yang ramah lingkungan, “Katanya.

Ia juga mengharapkan seluruh peserta dapat berperan aktif melalui seminar pendahuluan master plan ini, serta mampu untuk mengintegrasikan pendekatan teknis, sosial, ekonomi, serta memperhatikan kearifan lokal masyarakat mimika

“Mari kita manfaatkan forum ini sebaik-baiknya, karena masukan dan ide-ide dari bapak/ibu semua sangat berharga dalam membangun sistem pengelolaan persampahan yang berkelanjutan di kabupaten mimika, harapnya.

Frans juga mengingatkan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah saja, tetapi juga pada peran aktif seluruh elemen masyarakat, membangun budaya bersih, membiasakan memilah sampah, serta mendukung program daur ulang harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga tempat kerja

Frans mengapresiasi Dinas Lingkungan serta instansi terkait yang sudah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini, “saya mengucapkan terima kasih kepada dinas lingkungan hidup kabupaten mimika atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam menyelenggarakan kegiatan ini semoga seminar ini menjadi langkah awal yang kokoh menuju mimika yang bersih, sehat. indah, dan berkelanjutan, “Pungkasnya.

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Deinas Geley Ajak ASN Dorong Anak Cucunya Terjun ke Dunia Usaha: Anak Papua Harus Jadi Pemain Ekonomi

19 Januari 2026 - 14:07 WIT

Menakar Legitimasi Politik: Mengapa Otsus Aceh Mengikat, Sementara Papua Digugat?

18 Januari 2026 - 16:51 WIT

Transformasi Pekarangan: Anak Muda Adat Knanmlas Pelopor Kemandirian Pangan di Kampung Mlaswat

18 Januari 2026 - 16:24 WIT

Laporan Investigasi WALHI Papua: Praktik PETI Wapoga Gunakan Alat Berat, Hutan Adat Diambang Kehancuran

18 Januari 2026 - 15:22 WIT

Tabraw’o Mamfe Teme: Saat Hutan Menjadi ‘Mama’ yang Menghidupi Masyarakat Adat Knasaimos

18 Januari 2026 - 14:46 WIT

Kepala Distrik Mimika Barat Jauh Terima Aspirasi GMNI Mimika Soal Penolakan PT TAS Hingga Saran Pembangunan

16 Januari 2026 - 06:46 WIT

Trending di Pemerintahan