Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 12 Mar 2025 16:54 WIT

Pemprov Papua Ingatkan KPU, PSU Harus Cermat dan Netral


Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong. (Papua.go.id) Perbesar

Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong. (Papua.go.id)

SASAGUPAPUA.COM, JAYAPURA- Pemerintah Provinsi Papua meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan bahwa tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Papua dilakukan dengan cermat dan netral.

Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, menegaskan bahwa keputusan yang diambil harus matang agar tidak menimbulkan konflik baru di kemudian hari.

“Harapan kami, KPU segera memastikan jadwal tahapan PSU dan menerbitkan keputusan resmi. Prosesnya harus dilakukan secara cermat, karena situasi ini sensitif dan bisa berdampak luas,” kata Ramses dikutip dari papua.go.id.

Ia menambahkan bahwa PSU harus berjalan sesuai aturan agar tidak memicu ketegangan politik di Papua. “Ini menjadi peringatan agar tidak ada lagi hal-hal yang tidak perlu terjadi ke depan,” ujarnya.

- Advertising -
- Advertising -

Selain itu, Ramses menekankan pentingnya netralitas semua pihak dalam penyelenggaraan PSU, terutama KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan.

“Semua pihak harus bertanggung jawab dan netral dalam menjalankan tugasnya. Jangan sampai ada intervensi yang bisa memperkeruh situasi,” kata Ramses.

Sementara itu, Pemprov Papua telah melakukan evaluasi kebutuhan anggaran PSU yang diajukan oleh KPU, Bawaslu, serta aparat keamanan. “Anggaran yang telah disepakati harus digunakan secara efisien dan transparan,” tegas dia.

Gubernur Juga Ingatkan ASN Untuk Netral

Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong mengingatkan seluruh penyelenggara dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua untuk netral di Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Pesan saya seluruh penyelenggara dan ASN Pemprov harus netral, hilangkan kepentingan pribadi dan kelompok yang merusak jalanya demokrasi di Papua,” kata Ramses.

Gubernur Ramses juga meminta penyelenggara PSU harus cermat dan tidak mengulangi kesalahan yang sama pada Pilkada 2024 lalu.

“Dengan begitu tidak menimbulkan koflik baru ke depan. Sebab kita ini menggunakan uang rakyat dan bertanggung jawab untuk itu,” tegasnya.

Gubernur Ramses juga berharap tahapan Pilkada berjalan dengan aman dan lancar, hingga nanti terpilih pemimpin yang menjadi pilihan rakyat.

“Saya harap tahapan ini berjalan aman dan lancar, hingga melahirkan pemimpin yang dipilih olah rakyat Papua,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ribka Haluk Bantah Isu Kemendagri Buat Definisi Baru Orang Asli Papua

12 September 2026 - 17:28 WIT

MenHAM Natalius Pigai Kritik Rencana Kemendagri Definisikan Orang Asli Papua: Itu Pemberian Tuhan, Bukan Politik

9 September 2026 - 22:40 WIT

Pemprov Papua Tengah Tertibkan Administrasi dan Kearsipan Daerah

2 September 2026 - 16:57 WIT

Antisipasi Karhutla dan Cuaca Ekstrem, Pemkab Paniai Gelar Apel Siaga dan Bentuk Tim Tanggap Darurat

26 Agustus 2026 - 08:44 WIT

Gubernur Meki Nawipa Paparkan Data Penerimaan Dana Desa se-Papua Tengah Tahun 2024–2026

14 Agustus 2026 - 22:24 WIT

Polemik Dana Desa Berujung Kerusuhan, Gubernur Pimpin Pemulihan di Puncak

14 Agustus 2026 - 20:41 WIT

Trending di Pemerintahan