Menu

Mode Gelap

Pemprov Papua Tengah · 23 Jul 2026 09:50 WIT

Perayaan HUT ke-4: UMKM Raup Ratusan Juta, Konser Rohani, hingga Peluncuran Program Bangkit Papua Tengah


Para penari yang mengisi dalam momen Hari Jadi ke-4 Pemprov Papua Tengah. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua) Perbesar

Para penari yang mengisi dalam momen Hari Jadi ke-4 Pemprov Papua Tengah. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Papua Tengah memasuki hari jadi yang ke Empat tahun. Dalam momen ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar berbagai kegiatan.

Ketua Panitia HUT Provinsi yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Biro Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Vivian Andenita Gobai, melaporkan bahwa rangkaian perayaan Hari Jadi ke-4 Provinsi Papua Tengah dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah dan diisi dengan berbagai kegiatan meriah mulai tanggal 19 hingga 22 Juli 2026.

Mengusung tema “Bersatu Hati untuk Pemulihan Negeri, Bangkit Bersama, Bergerak Maju Menuju Masyarakat Sejahtera,” perayaan ini diawali dengan nonton bareng final Piala Dunia 2026 serta hiburan rakyat yang melibatkan UMKM lokal di Kabupaten Nabire.

Suasana UMKM di momen perayaan HUT ke-4 Pemprov Papua Tengah. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua)

- Advertising -
- Advertising -

“Pada hari pertama hingga tanggal 20 dini hari saja, pendapatan yang berhasil diraup oleh UMKM dan pelaku ekonomi lainnya tercatat mencapai kurang lebih Rp170 juta, sementara laporan untuk hari kedua dan ketiga masih dalam pendataan,” ungkapnya dalam momen puncak acara HUT ke-4 Pemprov Papua Tengah, Rabu (22/7/2026).

Rangkaian acara kemudian berlanjut pada tanggal 21 Juli dengan agenda jalan santai dan cek kesehatan gratis bertemakan “Ko Harus Sehat: Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati”.

Kemeriahan semakin terasa tatkala masyarakat antusias mengikuti lomba tari pergaulan khas Papua, yakni Yosim Pancar, yang dibagi menjadi kategori umum dan kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Untuk kategori umum diikuti oleh 13 regu, sementara pada kategori OPD diikuti oleh 9 regu.

Di sela-sela penyampaian laporannya, Vivian Andenita Gobai menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Penjabat Sekda, para staf ahli, asisten, kepala OPD, KADIN Papua Tengah, DKPT, para sponsor, serta seluruh tim Biro Umum yang telah bekerja keras dan memberikan dukungan penuh sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik.

Ketua Panitia HUT Provinsi yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Biro Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Vivian Andenita Gobai saat melaporkan hasil kegiatan. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua)

“Mewakili panitia pelaksana menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan dan kesalahan yang terjadi selama penyelenggaraan acara berlangsung,” ujarnya.

Menutup laporannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melangkah maju mewujudkan Papua Tengah Emas yang adil, berdaya saing, sejahtera, bermartabat, harmonis, maju, dan berkelanjutan.

Puncak perayaan HUT ke-4 yang diselingi dengan Konser Rohani dan Doa Pemulihan ini turut diisi dengan peluncuran atau launching Program Bangkit Papua Tengah, doa bersama bagi delapan kabupaten, serta pemotongan tumpeng oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tenah.

Anggota DPR RI, Kamaruddin Watubun saat meluncurkan program Bangkit Papua Tengah. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua)

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam sambutannya mengungkapkan alasan perayaan dimajukan dari jadwal aslinya.

“Sebenarnya hari ulang tahun itu tanggal 25, 2 hari lagi. Tapi kita majukan semua hari ini. Karena ada beberapa hal yang kita buat dan saat ini kita launching tentang program Bangkit Papua Tengah,” ujar Gubernur Meki Nawipa.

Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang hadir sejak tanggal 19 Juli hingga malam puncak, serta kepada kepala dinas, Dewan Kesenian Papua Tengah, panitia, seluruh OPD, dan jajaran TNI-Polri yang telah mendukung kesuksesan acara.

Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa momentum usia empat tahun ini bukan sekadar ajang perayaan, melainkan sebuah refleksi untuk mensyukuri perjalanan pembentukan dan penyelenggaraan pemerintahan di Papua Tengah.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua)

Kendati berbagai program peningkatan di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ekonomi, konektivitas, dan infrastruktur telah dimulai, pemerintah tetap menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan demi menjangkau masyarakat yang masih membutuhkan pelayanan dasar.

“Oleh karena itu, usia muda ini harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi kinerja, memperbaiki segala kekurangan, serta memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat,” ujarnya. .

Sebagai kado istimewa bagi masyarakat, Gubernur Meki Nawipa secara resmi meluncurkan program Bangkit Papua Tengah, yang merupakan singkatan dari Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh ia juga menjelaskan   teknis pelaksanaan program afirmasi tersebut.

“Program ini kita akan launching hari ini untuk 4 kabupaten, 1 kabupaten 1.000 anak balita, jadi totalnya 4.000 anak balita. Akan dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah, memberikan insentif setiap bulan Rp350.000. Dan tahun depan kita akan gabungkan lagi 4 kabupaten yang lain. Kalau 4 kali 4, sekarang 4.000 tambah 4.000 nanti dibiayai sekitar 8.000 anak balita mulai dari 0 hari sampai dengan 4 tahun untuk kita memperkuat generasi muda dari bawah,” tuturnya.

Program yang berfokus pada perlindungan sosial, peningkatan kesehatan, dan pemenuhan gizi keluarga Orang Asli Papua ini diwujudkan melalui bantuan tunai balita atau Child Sport Grant.

Suasana konser Rohani dan doa pemulihan peringati Hari Jadi ke-4 Provinsi Papua Tengah. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua)

Bantuan senilai Rp350.000 per bulan per balita tersebut disalurkan langsung kepada ibu atau wali perempuan melalui bank atau PT Pos untuk dibelikan pangan bergizi, makanan pendamping ASI (MPASI), vitamin, serta membiayai pendidikan anak usia dini (PAUD).

Pada tahap pertama, sasaran program menjangkau masing-masing 1.000 balita di Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Paniai, dan Kabupaten Dogiyai, yang nantinya akan dilanjutkan ke Kabupaten Puncak, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Timika, dan Kabupaten Nabire pada tahap berikutnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap kesehatan dan gizi balita dapat diperbaiki, ekonomi masyarakat dikuatkan, pangan lokal dimajukan, daya beli keluarga ditingkatkan, serta akses layanan keuangan diperluas.

Dalam suasana malam doa bersama dan konsistensi rohani tersebut, Gubernur Meki Nawipa juga mengajak seluruh masyarakat dari delapan kabupaten untuk merajut persatuan dan kedamaian.

“Malam ini dalam konsistensi rohani dan doa bersama, kita menyatukan harapan untuk kedamaian, keamanan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat di 8 kabupaten serta Provinsi Papua Tengah secara keseluruhan. Papua Tengah adalah rumah kita bersama, di tengah keberagaman suku, agama, dan latar belakang. Menjaga persatuan adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak semua pihak untuk menolak kekerasan, menghormati perbedaan, dan selalu mengutamakan dialog karena pembangunan hanya bisa berjalan dalam suasana yang aman dan damai,” pesan Gubernur Meki Nawipa.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

John Gobai: Program Bangkit Papua Tengah Langkah Nyata Wujudkan Generasi Emas

23 Juli 2026 - 19:12 WIT

Refleksi Firman Tuhan di Acara Puncak HUT ke-4 Papua Tengah: Rendah Hati Bangun Negeri, Tuhan Nomor Satu

23 Juli 2026 - 07:08 WIT

Panggung Bola Gembira Papua Tengah: Amoye Band dan Kanguru Akustik Apresiasi Ruang bagi Musisi Lokal

20 Juli 2026 - 17:03 WIT

Pemprov Papua Tengah Mantapkan Program Sekolah Sepanjang Hari

20 Juli 2026 - 15:40 WIT

Rangkaian Peringatan HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah: Nobar, Lomba Yospan Hingga Konser Rohani

19 Juli 2026 - 12:38 WIT

Potret: Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Pemprov Papua Tengah 

18 Juli 2026 - 19:47 WIT

Trending di Ekonomi