Menu

Mode Gelap

Politik · 27 Jun 2026 18:59 WIT

Reses di Timika: Araminus Omaleng Siap Perjuangkan Regulasi Miras, Transportasi, hingga Hak Pencaker


Anggota DPR Papua Tengah, Araminus Omaleng saat menerima aspirasi masyarakat secara tertulis dalam momen reses tahap II di Timika, Jumat (26/6/2026). (Foto: Ist) Perbesar

Anggota DPR Papua Tengah, Araminus Omaleng saat menerima aspirasi masyarakat secara tertulis dalam momen reses tahap II di Timika, Jumat (26/6/2026). (Foto: Ist)

SASAGUPAPUA.COM, Timika – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah dari Partai Gerindra, Araminus Omaleng, kembali turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses tahap II.

Pertemuan yang berlangsung di Kompleks Danipobera, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, pada Jumat (26/6/2026) ini, menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan mendesak yang selama ini menghimpit kehidupan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, Araminus menekankan bahwa isu pengendalian minuman beralkohol (miras) menjadi sorotan utama yang sangat penting. Ia mengaku prihatin dengan banyaknya laporan dari para orang tua yang kehilangan anak akibat dampak buruk miras.

Momen reses tahap II Anggota DPR Papua Tengah, Araminus Omaleng di Timika, Jumat (26/6/2026). Foto: istimewa

- Advertising -
- Advertising -

“Jadi banyak aspirasi, termasuk itu perda pengendalian miras di Kabupaten Mimika. Ini penting jadi sorotan yang luar biasa karena maraknya minuman beralkohol di sini. Kemarin banyak kekecewaan dari para orang tua karena anak-anak mereka meninggal akibat miras, jadi ini sangat penting untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Araminus.

Lebih lanjut, ia menegaskan akan mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) guna mengendalikan peredaran alkohol di Kabupaten Mimika.

Selain masalah sosial, Araminus juga menyoroti keterbatasan akses transportasi yang dialami masyarakat di wilayah pegunungan.

Menurutnya, akses udara melalui lapangan terbang (lapter) perintis menjadi satu-satunya solusi logis bagi kampung-kampung yang selama ini bergantung pada akses terbatas Freeport.

“Ada beberapa kampung seperti Banti yang selama ini hanya mengandalkan akses darat melalui jalur Freeport untuk menuju Timika. Masyarakat di sana, khususnya di tiga kampung yaitu Banti, Arwanop, dan Tsinga, meminta agar status wilayah mereka yang dicap sebagai wilayah merah segera dievaluasi. Mereka merasa aksesnya serba terbatas karena label tersebut,” jelasnya.

Menanggapi permintaan warga, Araminus berkomitmen membawa aspirasi mengenai pembangunan lapter perintis di Kampung Waa Banti serta Kampung Baluni Arwanop ke dalam rapat paripurna hasil penyerapan aspirasi.

Araminus juga mendengarkan keluhan mendalam terkait nasib para pencari kerja (pencaker) orang asli Papua di Mimika.

Momen masyarakat menyampaikan aspirasi dalam agenda reses tahap II anggota DPR Papua Tengah, Araminus Omaleng di Timika, Jumat (26/6/2026). Foto: Istimewa

Araminus mengatakan dukungannya terhadap tuntutan warga agar pemerintah daerah segera merealisasikan peraturan yang melindungi tenaga kerja lokal.

“Kami menerima aspirasi terkait keluhan pencaker orang asli Papua, termasuk dorongan agar ada peraturan daerah yang menjamin perlindungan dan pemberdayaan mereka. Di tingkat provinsi, kami akan mendorong agar ini dijadikan Perdasus atau Peraturan Daerah Khusus,” tegasnya.

Selain isu ketenagakerjaan, reses tersebut juga mengungkap berbagai kebutuhan dasar masyarakat, seperti keluhan mahasiswa IPMAMI terkait penyaluran beasiswa afirmasi yang belum maksimal, hingga kebutuhan akan hunian yang layak bagi warga yang mulai terpinggirkan ke pinggiran kota.

Araminus turut mencatat permintaan warga agar pemerintah daerah hadir memberikan bantuan rintisan jalan di area pinggiran kota.

“Masyarakat asli Papua banyak yang tinggal di pinggiran kota, jadi penting bagi pemerintah untuk membuat program bantuan rintisan jalan masuk. Harapannya, dengan adanya akses jalan, masyarakat bisa lebih mudah membangun rumah layak huni di lahan yang mereka miliki,” tambahnya.

Seluruh poin aspirasi yang mencakup permasalahan transportasi di wilayah Tembagapura, transparansi penerimaan tenaga kerja, hingga pemenuhan infrastruktur dasar tersebut, ditegaskan Araminus akan menjadi agenda prioritas yang akan diperjuangkan dalam masa sidang dewan mendatang.

Araminus berharap, kehadiran pemerintah melalui kebijakan-kebijakan yang berpihak dapat segera menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

Momen reses tahap II Anggota DPR Papua Tengah, Araminus Omaleng di Timika, Jumat (26/6/2026). Foto: istimewa

Berikut Daftar Aspirasi Masyarakat dalam Reses Tahap II Anggota DPR Papua Tengah, Araminus Omaleng:

  1. Permohonan Jalan Masuk di pinggiran-pinggiran Kota Mimika.
  2. Akses transportasi dari Tembagapura ke Timika menjadi keluhan yang benar-benar nyata bagi masyarakat Asli Amungme yang tinggal di kampung-kampung kecil di Distrik Tembagapura seperti Kampung Banti, Tagabera, Kembali, Opitawak, Aroanop, dan Tsinga.
  3. Permintaan Lapter Perintis di Kampung Waa Banti sebagai salah satu solusi transportasi darat yang sangat sulit.
  4. Permintaan Lapter Kampung Baluni Aroanop bagi masyarakat 3 Kampung Kepala Air.
  5. Keluhan Mahasiswa/i IPMAMI dalam menerima manfaat beasiswa afirmasi.
  6. Keluhan Pencaker Orang Papua Asli Kabupaten Mimika dalam transparansi penerimaan tenaga kerja.
  7. Keluhan Pencaker Orang Asli Papua Kabupaten Mimika agar dibuatkan Perda Perlindungan Pencaker Orang Papua Asli.
  8. Rumah layak huni.

 

Penulis: Kristin Rejang

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tinjau Lapas Timika, DPR Papua Tengah Yulian Magai Serap Aspirasi Warga Binaan

25 Juni 2026 - 14:49 WIT

DPR Papua Tengah Usulkan Nabire dan Mimika Jadi Pelabuhan Pangkal Kapal Perintis

25 Juni 2026 - 13:19 WIT

Araminus Omaleng Sentil Freeport Soal Rumah Sakit Banti: Jangan Hanya Pencitraan!

11 Juni 2026 - 16:12 WIT

Kunjungan ke Napan: Pakai Dana Pribadi John Gobai Hadirkan Lampu Dermaga Hingga Bahas Cagar Budaya

9 Juni 2026 - 21:13 WIT

Akses Internet Masih Sulit, Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah Bantu Starlink ke Kampung Nifasi

9 Juni 2026 - 09:28 WIT

Simon Edowai Terpilih Jadi Ketua Golkar Deiyai

8 Juni 2026 - 14:05 WIT

Trending di Politik