Menu

Mode Gelap

Umum · 2 Apr 2025 00:06 WIT

Sedang Berlibur di Pantai, Seorang Remaja Hanyut Terseret Ombak di Perairan Kekwa


Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

SASAGUPAPUA.COM ,TIMIKA – Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika mendapatkan laporan seorang remaja perempuan berusia 11 tahun hanyut terseret ombak.

Kakansar Timika I Wayan Suyatna, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery, S menjelaskan anak remaja tersebut diketahui bernama Febriani  ia dilaporkan hanyut terseret ombak di Perairan Kekwa, pada Selasa (1/4/2025) sekitar pukul 15.00 WIT.

Korban dilaporkan tenggelam saat berlibur bersama keluarganya.

“Menurut keterangan Bapak Ichal (pelapor) saat itu korban bersama tiga rekannya berenang di pesisir pantai namun mereka terseret ombak, tiga rekannya berhasil selamat setelah ditolong rekan-rekan lainya namun Febriani tak sempat tertolong dan tenggelam,” jelasnya.

- Advertising -
- Advertising -

Usai menerima laporan tersebut, pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika langsung memberangkatkan tim Rescue menuju lokasi kejadian.

“Namun dikarenakan kondisi sudah sore dan tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian akhirnya tim rescue bermalam di dermaga SAR Timika untuk selanjutnya besok pagi bergerak kelokasi kejadian menggunakan dua unit perahu karet bersama potensi SAR terkait dari TNI AL, Pol Air dan keluarga korban,” pungkasnya.

Berikan Komentar
penulis : Red
Artikel ini telah dibaca 472 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Donatus Mote Desak Kolaborasi Sinergis Selesaikan Konflik Batas Adat di Kapiraya

4 Maret 2026 - 21:10 WIT

‎PBT Tolak Pembongkaran Jalan di Wegemuka ‎‎

11 Februari 2026 - 12:19 WIT

LMA Kabupaten Puncak Resmi Miliki Kantor: Perkuat Sinergi Adat dan Pemerintah

10 Februari 2026 - 21:09 WIT

Filosofi Lampu Penerang: Apresiasi Tinggi Wagub Deinas Geley untuk Insan Pers

9 Februari 2026 - 13:57 WIT

Linda Bubun Langi Resmi Nahkodai Jurnalis Perempuan Mimika Periode 2026-2028

8 Februari 2026 - 18:48 WIT

Senator Eka Yeimo: Pendekatan Militeristik Bukan Solusi, Dialog dengan Mediator PBB Harus Segera Dilakukan

4 Februari 2026 - 18:06 WIT

Trending di Umum