Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 6 Okt 2025 12:20 WIT

Semua Karyawan Freeport Terjebak Longsor Sudah Ditemukan, Berikut Identitasnya


Tim Tanggap Darurat PT Freeport
Indonesia (PTFI) pada hari ini, Minggu, 5
Oktober 2025, telah menemukan dan
mengevakuasi 3 (tiga) jenazah rekan kerja
dari lokasi insiden luncuran material basah
di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block
Cave (GBC). Foto: Corporate Communications Freeport Perbesar

Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) pada hari ini, Minggu, 5 Oktober 2025, telah menemukan dan mengevakuasi 3 (tiga) jenazah rekan kerja dari lokasi insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC). Foto: Corporate Communications Freeport

SASAGUPAPUA, TIMIKA – Setelah jenazah tiga karyawan yang terjebak longsor ditemukan, Freeport menginformasikan kembali dua karyawan juga berhasil ditemukan.

Dalam rilis resmi yang diterima media ini, Freeport menjelaskan tim penyelamat telah bekerja selama 27 hari penuh tanpa henti untuk menemukan seluruh pekerja yang terkana Insiden Luncuran Material Basah.

Tim Penyelamat PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Kementerian ESDM,Polres Mimika, Basarnas, dan BPBD, pada Minggu 5 Oktober 2025 menemukan dan mengevakuasi lima korban dari lokasi insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave.

Kelima korban tersebut ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.

- Advertising -
- Advertising -

Dengan penemuan ini, seluruh tujuh karyawan yang terdampak insiden pada 8 September 2025 telah ditemukan dan proses penyelamatan dinyatakan selesai.

Sebelumnya, pada Sabtu, 20 September 2025, dua karyawan telah ditemukan yaitu Irawan berusia 46 tahun asal Cilacap dan Wigih Hartono berusia 37 tahun asal Tulungagung.

Hasil identifikasi oleh tim medis bersama pihak Kepolisian mengonfirmasi bahwa kelima rekan kerja yang ditemukan pada tahap akhir penyelamatan adalah:

1. Zaverius Magai, PT Redpath Indonesia

2. Holong Gembira Silaban, PT Redpath Indonesia

3. Dadang Hermanto, PT Redpath Indonesia

4. Balisang Telile, warga negara Afrika Selatan, PT Redpath Indonesia

5. Victor Bastida Ballesteros, warga negara Republik Chili, PT Redpath Indonesia

Jenazah akan dibawa ke Jakarta untuk kemudian diantar ke kampung halaman masingmasing, kecuali jenazah Zaverius Magai akan dimakamkan di Kuala Kencana, Timika.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan rasa duka mendalam atas kehilangan ini.

“Mereka adalah sahabat dan bagian dari keluarga besar Freeport Indonesia. Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi kita semua. Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua.” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada tim penyelamat yang telah bekerja tanpa lelah, baik siang maupun malam ditengah kondisi yang menantang.

“Penyelamatan memerlukan waktu panjang karena lokasi yang sulit dan volume material basah mencapai sekitar 800 ribu ton. Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan tenaga, pikiran, dan doa.” katanya.

PT Freeport Indonesia memastikan pendampingan penuh bagi seluruh keluarga rekan kerja  yang telah berpulang, serta penanganan jenazah dengan penuh hormat.

“Proses investigasi untuk mengetahui penyebab insiden akan terus dilanjutkan secara menyeluruh dan transparan. Hasil investigasi akan menjadi dasar bagi perusahaan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang,” pungkasnya.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 464 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Solidaritas Merauke: Pemprov, MRP, dan DPR Harus Cegah Konflik Sosial akibat PSN di Kamuyen

19 Februari 2026 - 21:59 WIT

Ikut Rapat Soal Kapiraya: DPR Papua Tengah Desak Penarikan Alat Berat dan Penegakan Hukum

13 Februari 2026 - 23:01 WIT

Ketua KNPI Papua Tengah Soroti Situasi Konflik di Kapiraya

13 Februari 2026 - 07:00 WIT

Yulian Magai Kecam Video Provokatif Bentrok Kapiraya, Minta Polisi Redam Narasi Konflik

12 Februari 2026 - 14:39 WIT

Kapiraya: Antara Emas, Tapal Batas, dan Dugaan Adu Domba – John Gobai Minta Polisi Bertindak

11 Februari 2026 - 21:00 WIT

DPR Papua Tengah Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Masalah Tapal Batas di Kapiraya

11 Februari 2026 - 19:04 WIT

Trending di Peristiwa