Menu

Mode Gelap

Umum · 22 Sep 2025 20:38 WIT

Sudah 139 Kali Gempa Susulan di Nabire, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik


Sudah 139 Kali Gempa Susulan di Nabire, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik Perbesar

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) wilayah V mengeluarkan himbauan terkait informasi yang berkembang di masyarakat tentang kejadian gempabumi M 6.6 tanggal 19 September 2025 serta rangkaian gempabumi susulannya di Kabupaten Nabire Papua Tengah.

Himbauan yang dikeluarkan pada 22 September 2025 ini ditandatangani oleh Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek.

Mereka menyampaikan beberapa poin yaitu :

1. Wilayah Rawan Gempa

- Advertising -
- Advertising -

Kabupaten Nabire, Papua Tengah merupakan wilayah dengan potensi gempa bumi yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh keberadaan sumber patahan aktif (zona patahan Sungkup Weyland dan patahan Waipoga) yang melintasi wilayah tersebut dan berperan sebagai sumber terjadinya gempa bumi.

2. Gempa Tidak Dapat Diprediksi

Gempa bumi dapat terjadi kapan saja dengan kekuatan yang bervariasi. Hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu memprediksi secara tepat kapan dan di mana gempa bumi akan terjadi.

3. Aktivitas Gempa Susulan

Berdasarkan hasil monitoring BMKG, hingga tanggal 22 September 2025 pukul 16.30 WIT telah terjadi 139 kali gempa susulan, dengan 16 di antaranya dirasakan oleh masyarakat. Baik gempa M 6.6 maupun gempa-gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami.

4. Penurunan Frekuensi Gempa Susulan

Berdasarkan hasil analisa terhadap aktivitas gempa bumi susulan selama 72 jam terakhir, menunjukkan bahwa frekuensi kejadian gempa susulan mengalami penurunan, yang merupakan indikasi positif menuju kondisi yang lebih stabil.

5. Imbauan kepada Masyarakat

Masyarakat tidak perlu panik atau takut terhadap banyaknya gempa susulan.  Aktivitas gempa susulan merupakan proses alamiah untuk mencapai keseimbangan baru pasca terjadinya gempa besar, dan ini adalah hal yang lazim terjadi.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing informasi berita palsu/hoax dari sumber-sumber yang tidak kredibel yang beredar,” tulis mereka.

 

Berikan Komentar
penulis : Tim
Artikel ini telah dibaca 113 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Akses Banti Tertutup Pasca Kontak Tembak Mile 50, Anggota DPRK Mimika Lapor Warga Kelaparan

20 Maret 2026 - 20:27 WIT

Perkuat Literasi Adat, Bentara Papua Salurkan Buku ke Rumah Belajar Marten Sreklefat di Kampung Kwowok

19 Maret 2026 - 10:49 WIT

Gabungan OKP Papua Tengah Bagikan Takjil di Nabire

18 Maret 2026 - 21:48 WIT

Semangat Baru di Tanah Transmigrasi, Pengurus IK3S Sub Sektor SP7 Timika Resmi Dikukuhkan

15 Maret 2026 - 20:32 WIT

Galeri Foto Rangkaian Pembukaan Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah 2026

11 Maret 2026 - 11:39 WIT

Nancy Raweyai Harap Speedboat Pusling Potowaiburu Bantu Warga Berobat, Apresiasi Sinergi Pemprov

11 Maret 2026 - 11:31 WIT

Trending di Kesehatan