Menu ✖

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 1 Jul 2026 13:57 WIT

Upacara HUT Bhayangkara ke 80, Kapolda Papua Tengah Bacakan Pidato Prabowo Subianto


Upacara HUT Bhayangkara di Nabire, Rabu (1/7/2026). Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com. Perbesar

Upacara HUT Bhayangkara di Nabire, Rabu (1/7/2026). Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com.

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si memimpin upacara gabungan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Upacara dilaksanakan di Halaman Bandara Lama Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Rabu (1/7/2026).

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Bupati Nabire Mesak Magai, DPR Papua Tengah dan semua jajaran Forkopimda serta undangan.

Dalam pidato yang dibacakan oleh Kapolda, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tertingginya kepada seluruh anggota Polri. “Saya juga menyampaikan apresiasi tertinggi dari negara serta ucapan terima kasih atas kerja keras, pengabdian dan pengorbanan yang telah saudara-saudara tunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional dan tanpa lelah,” ujar Kapolda saat membacakan amanat Presiden.

Presiden menekankan bahwa tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” memiliki makna luhur yang bermuara pada pelayanan terbaik. Ia menjelaskan seluruh pengabdian Polri harus diarahkan untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan sikap yang sigap, tegas, serta profesional.

- Advertising -
- Advertising -

Menurutnya, keberhasilan tugas Polri diukur dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi di tengah kehidupan mereka.

Menyoroti situasi dunia, Presiden mengingatkan bahwa Polri harus bersiap menghadapi pengaruh geopolitik global yang dinamis, mulai dari rivalitas kekuatan besar, perang siber, hingga kejahatan transnasional.

“Polri tidak lagi bekerja secara reaktif melainkan harus mampu bergerak secara prediktif dan adaptif dalam merespons dampak adanya dinamika global serta menjawab setiap tuntutan publik,” kata Presiden.

Pemerintah juga memberikan apresiasi atas peran Polri dalam mengawal program strategis nasional.

Beberapa capaian yang disorot meliputi dukungan terhadap program makan bergizi gratis melalui pembangunan 1.179 unit satuan SPTG, optimalisasi lahan jagung seluas 1.196 hektar yang meningkatkan produksi sebesar 9 persen, penegakan hukum terhadap judi online dan narkoba, serta pembangunan 10.905 unit hunian bagi anggota dan masyarakat.

Terkait tantangan ke depan, Presiden memberikan instruksi utama kepada jajaran Polri untuk memedomani reformasi kelembagaan.

Pertama, perkuat reformasi birokrasi agar lebih transparan dan akuntabel. Kedua, tingkatkan profesionalitas melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk pelayanan publik. Ketiga, perkuat kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi ancaman multidimensional di era digital. Keempat, tingkatkan fleksibilitas organisasi dalam merespons perubahan lingkungan strategis. Kelima, penguatan legitimasi melalui kepercayaan publik.

“Dalam negara demokrasi, legitimasi Polri tidak hanya dilihat dari keberhasilan Polri dalam pelaksanaan tugas, namun juga pengakuan dan kepercayaan publik terhadap Polri,” ungkap Presiden.

Dikatakan institusi Polri harus mampu membangun budaya integritas, merespons cepat keluhan masyarakat, serta memanfaatkan media untuk memperkuat reputasi positif.

Mengakhiri amanatnya, Presiden menyatakan bahwa Undang-Undang Polri yang baru menjadi kado sekaligus tantangan bagi kepolisian untuk menjawab ekspektasi masyarakat.

“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju. Dirgahayu Polri,”tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Masyarakat Adat Suku Moi Palang Pabrik Sawit PT IKSJ, Buntut Penggusuran Makam Leluhur

13 Oktober 2026 - 18:39 WIT

LBH Papua Merauke dan Keluarga Korban Adukan Dugaan Pelanggaran HAM Oknum Anggota Polres Merauke ke Majelis Rakyat Papua Selatan

17 September 2026 - 00:21 WIT

Soroti Nasib Pengungsi dan Kriminalisasi Fisik, Mahasiswa Yahukimo Beri Warning ke Pemda

11 September 2026 - 14:18 WIT

Koalisi HAM Minta TNI AU Hentikan Penggusuran Lahan Adat dan Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Biak

4 September 2026 - 11:37 WIT

Kondisi 3 Korban Penembakan Maybrat Membaik, Hasil Visum Resmi Diserahkan ke Polres

19 Agustus 2026 - 00:51 WIT

PTUN Jayapura Gelar Sidang Jalan PSN Papua: Ahli Hukum Lingkungan UGM Sebut Proyek Mengandung Kesalahan Ganda

13 Agustus 2026 - 09:33 WIT

Trending di Hukum Kriminal