SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah — Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada 34 musisi dan band se-Tanah Papua yang telah sukses tampil dalam ajang Papua Reggae Festival (PRF) XI di Bandara Lama Nabire, Papua Tengah, pada 16–17 Oktober 2026.
Tidak hanya memberikan kebijakan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Papua Tengah sebagai sponsor mewakili unsur Pemerintah, Gubernur juga mengeluarkan dana pribadinya untuk memberikan apresiasi khusus bagi para musisi yang telah tampil di Panggung PRF.
Ajang tahunan ini tidak hanya menyedot perhatian publik, tetapi juga berhasil meraih rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori menyanyikan lagu reggae terbanyak di Indonesia.
Apresiasi serta rasa bangga tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bapperida Papua Tengah, Eliezer Yogi, saat mewakili Gubernur Meki Nawipa dalam acara barapen bersama para musisi di Sekretariat Papua Reggae Festival XI, Kabupaten Nabire, Minggu (18/10/2026).
“Kita mengucap syukur kepada Tuhan karena bisa berkumpul di sini. Kegiatan kita dapat terlaksana dengan baik dan dinyatakan berhasil serta sukses. Yang kedua, berdiri di sini mewakili pemerintah, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk teman-teman semua. Seperti yang disampaikan Pak Gubernur saat sambutan, hanya ada dua hal yang bisa menyatukan orang Papua dan ras Melanesia, yaitu musik dan sepak bola,” ujar Eliezer Yogi di hadapan para seniman.
Ia menjelaskan keberadaan festival musik reggae ini menjadi wadah penting dalam menegaskan jati diri serta identitas masyarakat Melanesia.
“Musik reggae ini adalah jati diri dan identitas kita sebagai orang Melanesia yang berambut keriting dan berkulit hitam. Kemarin Pak Gubernur sempat menonton langsung dan melihat betapa luar biasanya bakat serta jiwa seni yang disuguhkan dari teman-teman juga tampil maksimal,” lanjutnya.
Sebagai bentuk rasa bangga dan terharu atas semangat para peserta yang datang dari berbagai pelosok Papua termasuk Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Barat, Papua Induk, hingga Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa menyalurkan bantuan dana pribadi sebesar Rp200 juta.
“Sebagai wujud rasa bangga dan terharu, Pak Gubernur memberikan bantuan uang pribadi sebesar Rp200 juta. Bantuan ini diserahkan melalui panitia untuk membantu operasional, transportasi kepulangan, maupun kebutuhan lain dari 34 tim musisi. Beliau sangat mengapresiasi niat dan semangat teman-teman, terutama yang hadir secara mandiri tanpa sponsor demi kecintaan pada musik reggae,” tutur Eliezer.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur apabila ada kekurangan selama penyelenggaraan acara, sekaligus mengucapkan selamat jalan kepada seluruh peserta yang akan kembali ke daerah masing-masing.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kami menyampaikan salam hormat kepada para Gubernur di Papua Pegunungan, Papua Induk, Papua Selatan, dan Papua Barat, serta pimpinan daerah di kabupaten-kabupaten. Terima kasih juga kepada Ketua Komunitas Rasta Papua. Meskipun secara administratif Papua kini telah dimekarkan menjadi beberapa provinsi, lewat momen musik dan olahraga seperti inilah kita tetap dipersatukan,” pungkas Eliezer Yogi.





