Menu

Mode Gelap

Politik · 27 Agu 2025 07:48 WIT

Beredar Kepengurusan DPD Partai Gelora Mimika yang Baru, Maria Kotorok Angkat Bicara


Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Mimika, Maria Kotorok. Perbesar

Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Mimika, Maria Kotorok.

SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA – Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Mimika, Maria Kotorok angkat bicara terkait informasi kepengurusan baru Partai Gelora yang baru pimpinan Iwan Makatita.

Maria Kotorok mengatakan kepengurusan baru Partai Gelora di Mimika yang beredar tidak sah. Menurut Maria itu menyalahi mekanisme organisasi partai.

Ia juga menyebut hingga kini belum pernah ada Musda maupun kepengurusan yang baru sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Gelora.

Maria mengatakan hingga kini masih ada kepengurusan yang sah dengan susunan dirinya sebagai ketua, Rahmat selaku sekertaris, Jaya Heatubun sebagai Bendahara, Serta Antonius Kemong selaku Wakil Ketua.

- Advertising -
- Advertising -

“Kami tegaskan, sampai hari ini tidak ada Musda untuk memilih kepengurusan baru Partai Gelora Mimika. Jadi, kami masih pengurus yang sah. Nama-nama yang beredar di luar sana bukan kader, bukan anggota, apalagi pengurus resmi Gelora,” tegas Maria.

Ia mengaku baru mengetahui kabar adanya pengurus baru dari media sosial pada Minggu (24/8/2025) malam.

Menurutnya, hal itu sangat mengejutkan karena tidak pernah ada pemberitahuan resmi dari DPW maupun DPP.

“Kalau memang ada pergantian, mestinya melalui mekanisme partai. Ada evaluasi, ada musyawarah, bukan tiba-tiba muncul nama-nama yang bahkan bukan kader Gelora,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maria meminta kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, termasuk Bupati sebagai pembina partai politik, serta KPU dan Bawaslu, agar tidak mengakomodir pihak-pihak yang mengatasnamakan Partai Gelora di luar kepengurusan sah.

Ia juga mendesak DPW maupun DPP untuk bertanggung jawab atas munculnya isu tersebut.

“Kami sudah 8 tahun membesarkan Partai Gelora di Mimika, bahkan tanpa banyak dukungan dari pusat. Jadi jangan perlakukan kami seolah-olah tidak ada. Kami akan melawan segala bentuk upaya yang melanggar aturan organisasi dan tidak beretika,” tegas Maria yang juga merupakan putri asli Mimika.

Maria juga mengingatkan pihak-pihak yang disebutnya mencoba membuat kegaduhan politik di Mimika, termasuk nama-nama yang beredar, untuk segera menghentikan manuver.

“Kalau mau bergabung dengan Partai Gelora, ikutilah mekanisme. Kami punya banyak kader sendiri. Jangan asal klaim, apalagi kalau bukan anggota partai,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Maria mengajak seluruh pihak untuk tetap menjunjung tinggi aturan partai dan menyelesaikan perbedaan secara bermartabat.

“Kalaupun nanti ada pergantian pengurus, mari dilakukan sesuai AD/ART. Jangan menabrak mekanisme. Kami tidak akan diam, demi menjaga marwah organisasi dan ketertiban politik di Mimika,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah: Penegakan Perda Merupakan Bagian dari Pemenuhan HAM dan Otonomi Khusus

19 Agustus 2026 - 18:46 WIT

Wakil DPR Papua Tengah: Raperda Penting untuk Lindungi Masyarakat dan Hak adat, Tenaga Kerja Hingga Pengusaha OAP

12 Agustus 2026 - 18:50 WIT

Fokus Proteksi Masyarakat Adat Hingga Tenaga Kerja, DPR Papua Tengah Kaji Enam Raperdasus Inisiatif

12 Agustus 2026 - 18:05 WIT

Satgas PKH Dua Kali Tak Hadiri Rakor, Begini Langkah DPR Papua Tengah

12 Agustus 2026 - 13:52 WIT

Peletakan Batu Pertama Kampung Nelayan di Nabire, Stella Misiro: Langkah Nyata Membangun Ekonomi Masyarakat Pesisir

11 Agustus 2026 - 20:22 WIT

DPR Papua Tengah Gelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjuti Aspirasi Masyarakat Simapitowa, Berikut Hasilnya

11 Agustus 2026 - 17:14 WIT

Trending di Politik