Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 8 Apr 2025 09:38 WIT

Bupati dan Wabup Mimika: Kedepan Pelantikan Kepala Distrik Langsung di Tempat Tugas

Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob-Emanuel Kemong saat memimpin Apel Perdana. (Foto: Edwin Rumanasen/Sasagupapua.com) Perbesar

Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob-Emanuel Kemong saat memimpin Apel Perdana. (Foto: Edwin Rumanasen/Sasagupapua.com)

SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA – Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong memimpin apel perdana yang berlangsung di Lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (8/4/2025).

Dalam amanat apel, Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan pihaknya akan melakukan kunjungan ke setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Camat kita akan lantik langsung di lokasinya, bawa juga istri kalau istri pegawai negeri, proses pindah, jadi ketua PKK disana, jangan ada alasan Camat itu ada di Timika,” serunya.

Dalam program 100 hari mereka akan memasang alat bantu untuk jaringan telekomunikasi sehingga Bupati maupun Wakil Bupati bisa memantau setiap Kepala Distrik melalui Video Call.

- Advertising -
- Advertising -

“Kita akan cek melalui Video Call, begitupun pegawai puskesmas, guru, sehingga  pendekatan pelayanan ke masyarakat kita akan buktikan,” ujarnya.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dalam amanat upacara juga menyinggung terkait situasi kondisi di daerah kampung yang membutuhkan perhatian.

Dimana kata dia masyarakat akar rumput selama ini belum mendapatkan tempat yang baik dan masih terpinggirkan.

“Rakyat akar rumput yang selama ini yang tidak mendapatkan tempat yang baik di negerinya sendiri, mereka yang terpinggirkan oleh pembangunan, tidak diperhatikan secara baik sementara kita ada ditempat yang seperti ini, banyak uang yang kita kelola tapi sayangnya tidak sampai ke kampung kampung ada sampai tapi tidak membawa harapan mereka,” serunya.

Ia juga mengatakan sudah menetap kembali di Kampungnya (Agimuga)  sejak tahun 2015 setelah 30 tahun lebih bekerja di salah satu lembaga yang ada di kota Timika.

Namun menurutnya tidak ada perkembangan di Kampung.

“Saya melihat semacam apa ya ini pembangunan sudah baik tapi berjalan di tempat terus, dari 5-10 tahun yang lalu kok sama saja tidak ada satu perubahan,” katanya.

Untuk itu, ia berharap semua pihak bergandeng tangan bekerja keras untuk masyarakat yang merindukan perubahan.

“Supaya kita buat mereka hidup baik di tempat yang kaya ini terjadi Masyarakat kurang gizi, stunting, di tempat yang kaya ini kok bisa begini, ada seperti ini itu kira kira siapa yang salah. Coba kita renungkan kalau kita ini pelayanan tuhan, wakil pemerintah kenapa kita tidak buat kekuatan untuk bantu masyarakat,” ucapnya.

Ia juga mengatakan banyak ASN yang mungkin belum pernah menginjakan kaki ke wilayah-wilayah pedalaman Mimika.

“Sekali-sekali pimpinan OPD bawa mereka kesan Kami punya visi misi yang kami susun mulai dari kampung,” katanya.

Untuk itu, ia akan mendukung dan menertibkan kepala-kepala distrik untuk harus menetap di Kampung-kampung.

“Bupati Johannes Rettob bilang mungkin saya akan banyak di Kampung, siap, saya akan tertibkan kepala-kepala distrik harus ada di kampung, kita harus terapkan disiplin, jam 8 kita masuk kantor dan pulang tepat waktu, disiplin itu penting,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 448 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Meki Nawipa Beri Lampu Hijau, BPS Provinsi Papua Tengah Segera Dibentuk di Nabire

10 Februari 2026 - 20:57 WIT

John Gobai: Enam Perda Akan Disosialisasi Setelah Gubernur Tandatangan

10 Februari 2026 - 20:33 WIT

Program MBG di Intan Jaya Akan Dikelola Masyarakat Lokal

6 Februari 2026 - 13:26 WIT

Harapan Gubernur Papua Tengah di Peresmian Gedung TPA Nurul Iman: Cetak Hafiz yang Harumkan Nama Daerah

6 Februari 2026 - 12:51 WIT

Bupati Aner Maisini: Program SSH dan Sekolah Gratis Jamin Masa Depan Anak-Anak Intan Jaya

5 Februari 2026 - 11:22 WIT

Komisi II DPRK Mimika Serap Aspirasi Pedagang Pasar Sentral: Dari Soal Retribusi Hingga Penertiban Pasar Liar

4 Februari 2026 - 15:57 WIT

Trending di Ekonomi