Pemerintahan · 27 Mar 2025 10:20 WIT

Bupati Johannes Rettob Akan Terapkan Sistem Merit di Pemkab Mimika


Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com) Perbesar

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua.com)

SASAGUPAPUA.COM,TIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan pihaknya akan menerapkan Sistem Merit dalam birokrasi pemerintah di Kabupaten Mimika.

Hal ini disampaikan kepada awak media usai melaksanakan apel bersama para pegawai, Kamis (27/3/2025).

Johannes Rettob menjelaskan Merit Sistem harus dilakukan dimana sistem ini tentu menerapkan pengangkatan pejabat sesuai undang-undang ASN, dimana harus sesuai dengan kemampuan, background pendidikan, memiliki integritas, kemampuan dasar yang kuat, juga dedikasi yang tinggi, serta memiliki mental yang baik.

“Dia pintar tapi mentalnya hancur juga kita tidak bisa bekerjasama dengan orang-orang seperti itu,” ungkapnya.

Johannes menjelaskan untuk eselon II pihaknya akan melakukan lelang jabatan untuk semua eselon II.

Kemudian, untuk para eselon tiga secara khusus secara khusus kepala distrik, akan dilakukan feed and propertest.

“Yang ketiga, untuk eselon 4 semua akan melakukan assessment, supaya menduduki jabatan sesuai dengan kemampuannya,” ungkapnya.

Untuk menerapkan itu, kata John pihaknya akan membentuk tim untuk melaksanakan hal tersebut dalam program 100 hari kerja JOEL.

“Tetapi proses pengangkatan dan lain-lain kita harus menunggu aturan yang ada. Jadi tidak ada lagi rahasia-rahasia di dalam jabatan. Kita tinggalkan sistem lama yang tiba-tiba saya jadi ini, saya jadi itu, tidak ada lagi yaa,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan beberapa waktu lalu beredar isu kabinet yang dibentuk.

“Saya dengar ada yang bikin kabinet ini, kabinet itu. Tidak ada itu kabinet, yang punya tanggungjawab itu adalah Bupati dan Wakil Bupati, sesuai dengan aturan. Usul silahkan, tapi bukan berarti itu yang harus di dengar,” ungkapnya.

John juga menerangkan, 100 hari kerja pertama yang dilakukan adalah pembenahan birokrasi, kedua adalah inventarisir semua infrastruktur yang diinginkan masyarakat. “Kalau yang bisa kita action, kita action,” ujarnya.

Selain itu pengolahan sampah dengan penegakan perda.

“Termasuk air bersih, listrik, dan lainnya,” kata John.

Ia mengatakan akan ada pembenahan pemerintahan bukan saja di tingkat OPD tetapi sampai pada tingkat paling bawah yaitu RT.

Termasuk kata John, di Mimika belum memiliki peta distrik, kelurahan, kelurahan, peta RT yang jelas sehingga pihaknya akan menatanya.

“Satu hal yang paling penting adalah untuk keamanan dan ketertiban masyarakat kita akan melakukan pertemuan-pertemuan rutin terus, forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan akan dilakukan secara rutin,” jelasnya.

“Satu lagi, capasibility yang akan kita lakukan kepada ASN, biar tahu, masa bupati saja yang retreat, pegawai negeri juga harus,” terangnya.

Ia juga mengatakan dalam 100 hari kerja tentunya akan diperhatikan terkait pendidikan, juga kesehatan serta sasaran dana Otsus untuk Orang Asli Papua.

 

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 1,147 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Berikut Total Harta Kekayaan Para Kepala Daerah di Papua Tengah Mulai dari Gubernur Hingga Bupati

1 April 2025 - 11:00 WIT

Lima Kepala Suku Besar di Timika Soroti Pernyataan Gubernur Soal Tradisi Bakar Batu

29 Maret 2025 - 19:49 WIT

Kunjungi Sekolah Taruna Papua Timika, Gubernur Papua Tengah: Mereka akan gantikan kami jadi Gubernur dan Bupati

28 Maret 2025 - 16:35 WIT

Bupati Mimika Resmikan Gedung Sekretariat PAM GKI Lahai-Roi Kamoro Jaya

28 Maret 2025 - 14:56 WIT

Bulan April, Honorer di Lingkup Pemprov Papua Tengah 90 Persen Adalah OAP

28 Maret 2025 - 14:09 WIT

Syukuran Pelantikan Bupati dan Wabup Mimika: Kalau Masyarakat Sulit Ketemu Kepala Dinas, Lapor Kami

27 Maret 2025 - 18:34 WIT

Trending di Pemerintahan