Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 2 Feb 2026 17:35 WIT

Gebrakan Tahun Ini, Dinas Koperasi Papua Tengah Fokus Sinkronisasi Data UMKM Milik Orang Asli Papua


Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Perindustrian dan Perdagangan Papua Tengah, Norbertus Mote. (Foto: Sasagupapua) Perbesar

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Perindustrian dan Perdagangan Papua Tengah, Norbertus Mote. (Foto: Sasagupapua)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Papua Tengah, Norbertus Mote, mengungkapkan saat ini tercatat sekitar sepuluh ribu data UMKM yang merupakan limpahan dari provinsi induk, namun angka tersebut masih perlu diverifikasi ulang untuk memastikan keaktifan para pelaku usaha tersebut.

“Jumlah UMKM itu sepuluh ribu, tapi itu limpahan data dari provinsi ini dan kita masih belum cek lagi, karena itu kan mereka yang sempat terdata baik dalam aplikasi kementerian maupun data dari Dinas Koperasi Provinsi yang dikirim dari kabupaten,” ujar Norbertus.

Ia menjelaskan proses validasi sangat penting karena dinamika di lapangan seringkali menunjukkan adanya usaha yang sudah tidak beroperasi lagi atau berganti jenis usaha.

“Biasanya ada UMKM yang sudah tidak berlangsung lagi jenis usahanya, tapi ada juga yang berlanjut terus dengan jenis usaha masing-masing seperti di bidang perikanan, pertanian, perkiosan, hingga usaha rumahan,” tuturnya.

- Advertising -
- Advertising -

Norbertus juga menekankan fokus utama tahun ini adalah melakukan pemisahan data yang lebih spesifik untuk mengetahui jumlah pasti pelaku usaha dari kalangan Orang Asli Papua (OAP).

“Berapa sekian UMKM yang milik orang asli Papua kita masih belum pisahkan, itulah yang nanti kita kasih tugas dalam tahun ini sebagai gebrakan agar Dinas Kabupaten bisa memisahkan antara UMKM yang dikelola oleh OAP, baik itu UMKM maupun koperasi,” jelasnya.

Untuk mencapai keakuratan data tersebut, pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan perbankan melalui pemantauan penyaluran kredit usaha mikro.

“Nanti kita kerjasama juga dengan bank-bank karena mereka yang memberi kredit UMKM, dari situ rinciannya akan jelas berapa orang Papua yang mengambil kredit untuk usahanya sehingga kita bisa bedakan datanya,” tambah Norbertus.

Selain mengenai pendataan, Norbertus memberikan motivasi kuat agar masyarakat Papua Tengah, khususnya generasi muda, tidak hanya menjadi penonton dalam perputaran ekonomi di daerahnya sendiri.

“Kita tidak boleh jadi penonton, ada kesempatan yang baik sekarang untuk mulai berusaha, pokoknya mulai dari kecil itu jauh lebih penting dan tidak usah langsung berharap yang besar,” pesannya. Ia mencontohkan bagaimana kegigihan pendatang dari luar daerah yang mampu sukses secara otodidak meski tanpa latar belakang pendidikan tinggi, sebuah semangat yang menurutnya patut ditiru oleh masyarakat lokal.

Ia juga menyoroti peran strategis koperasi sebagai wadah meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pengembangan bisnis yang sehat. “Koperasi itu harus jadi tempat bisnis dan tempat usaha mereka, karena tujuan hidup itu harus diarahkan pada bagaimana orang berusaha untuk mendatangkan uang guna membiayai kebutuhan pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Norbertus berharap gerakan memulai usaha ini menjadi kesadaran kolektif di Papua Tengah demi menanggulangi kemiskinan dan keterbatasan pembiayaan hidup. “Orang selalu membayangkan usaha itu harus yang besar-besar, padahal tidak ada, usaha apa saja yang paling penting adalah mulai bergerak dan berusaha,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

MRP Sampaikan Aspirasi DOB Papua Utara ke DPD RI

5 Oktober 2026 - 16:20 WIT

Ribka Haluk Bantah Isu Kemendagri Buat Definisi Baru Orang Asli Papua

12 September 2026 - 17:28 WIT

MenHAM Natalius Pigai Kritik Rencana Kemendagri Definisikan Orang Asli Papua: Itu Pemberian Tuhan, Bukan Politik

9 September 2026 - 22:40 WIT

Pemprov Papua Tengah Tertibkan Administrasi dan Kearsipan Daerah

2 September 2026 - 16:57 WIT

Antisipasi Karhutla dan Cuaca Ekstrem, Pemkab Paniai Gelar Apel Siaga dan Bentuk Tim Tanggap Darurat

26 Agustus 2026 - 08:44 WIT

Gubernur Meki Nawipa Paparkan Data Penerimaan Dana Desa se-Papua Tengah Tahun 2024–2026

14 Agustus 2026 - 22:24 WIT

Trending di Pemerintahan