Menu

Mode Gelap

Politik · 3 Sep 2024 16:57 WIT

KPU Mimika Gelar Rakor Soal DPSHP Tingkat Kelurahan dan Tingkat Distrik


Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Kabupaten Mimika, Budiono Muchie saat memberikan keterangan terkait Data Pemilih.(Foto: Edwin Rumanasen) Perbesar

Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Kabupaten Mimika, Budiono Muchie saat memberikan keterangan terkait Data Pemilih.(Foto: Edwin Rumanasen)

Sasagupapua.com – Timika, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika menggelar rapat Koordinasi terkait masukan atau tanggapan masyarakat dan rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan(DPSHP) tingkat Kelurahan dan tingkat Distrik.

Rapat koordinasi ini berlangsung di salah satu hotel di Timika, Selasa(03/9/2024).

Rapat ini dihadiri oleh Anggota Kordiv Data KPU Mimika (Budiono Muchie) selaku penyelenggara, dan seluruh anggota PPD Tingkat Kelurahan dan Distrik di Kabupaten Mimika dengan perwakilan dua orang tiap Distrik dan Kelurahan.

Budiono selaku Kordiv Data KPU Mimika, menjelaskan Rapat Koordinasi ini merupakan penguatan di tahapan tanggapan masyarakat, dimana ini merupakan satu proses tahapan yang harus dipahami oleh para Anggota PPS, sehingga ia mengharapkan untuk pentingnya dihadiri oleh seluruh Anggota PPS dan PPD.

- Advertising -
- Advertising -

“Saat ini banyak kordinasi di tingkat kelurahan tentang tanggapan di masing-masing kampung yang melaporkan terkait tanggapan masyarakat, namun persoalanya adalah laporan yang disertakan hanya menggunakan data Kartu Keluarga, dan ketika diperiksa ternyata Kartu Keluarga yang dipakai ternyata sudah terdata sebagai pemilih di tempat yang lain, “Katanya.

Sehingga kata dia, yang bisa diakomodir ke dalam data pemilih baru adalah mereka yang membuktikan diri dengan data terbaru yang dilampirkan seperti identitas diri (KTP).

“Sebenarnya dengan melampirkan data kartu keluarga pun boleh, tapi alangkah baiknya jika dilampirkan dengan KTP sehingga apabila dicek terlebih dahulu melalui DPT Online jika tidak terdata, maka akan mudah untuk pengaduh mengisi form tanggapan masyarakat,” ujarnya.

Kalau seandainya pemilih sendiri yang datang ke penyelenggara atau KPPS, akan lebih mudah karena datanya akan dilihat langsung oleh para petugas KPPS dan pasti akan ketahuan status pemilih tersebut.

“Kami pihak penyelenggara juga akan melakukan croscek kembali satu persatu, kalau belum terdaftar, maka akan diakomodir ke data pemilih sebelum itu ditetapkan menjadi DPT tingkat Kabupaten,”Jelas Budiono.

Dikatakan, kegiatan hari ini para petugas penyelenggara menyusun bahan sebagai proses merekapitulasi. “Dan yang jelas ada perubahan, kalau tambahan atau pengurangan saya belum tahu persis karena itu belum terekap, bahkan hingga saat ini di tingkat kelurahan juga belum ada,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

John Gobai Pertanyakan Status MoU Baru Freeport-Pemkab Mimika Terhadap Kesepakatan Adat Tahun 2000

12 Juli 2026 - 20:31 WIT

RDP DPR RI: Bahas Dampak Tailing Mimika, John Gobai Minta Pengelolaan Libatkan Pengusaha Asli

12 Juli 2026 - 19:50 WIT

DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak

7 Juli 2026 - 20:22 WIT

Bakar Batu dan Berbagi Daging di Irigasi, Yulian Magai Catat Aspirasi Warga soal Pengangguran dan Krisis Sosial Timika

28 Juni 2026 - 18:12 WIT

Reses di Timika: Araminus Omaleng Siap Perjuangkan Regulasi Miras, Transportasi, hingga Hak Pencaker

27 Juni 2026 - 18:59 WIT

Tinjau Lapas Timika, DPR Papua Tengah Yulian Magai Serap Aspirasi Warga Binaan

25 Juni 2026 - 14:49 WIT

Trending di Politik