Menu

Mode Gelap

Pemprov Papua Tengah · 17 Apr 2026 15:38 WIT

Kunjungi Korban Penembakan di Puncak Jaya, Begini Penjelasan Gubernur Meki Nawipa


Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Deinas Geley saat mengunjungi korban penembakan di Mulia Puncak Jaya. (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah) Perbesar

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Deinas Geley saat mengunjungi korban penembakan di Mulia Puncak Jaya. (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, didampingi Wakil Gubernur Deinas Geley, melakukan kunjungan langsung untuk menjenguk warga sipil yang menjadi korban penembakan di Kabupaten Puncak yang saat ini menjalankan pengobatan di RSUD Mulia, Puncak Jaya.

Gubernur dan wakil Gubernur bersama sejumlah forkopimda mengunjungi para korban penembakan yang berada di Kabupaten Puncak Jaya pada Jumat (17/4/2026).

Kehadiran pimpinan provinsi ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral serta memastikan pelayanan kesehatan bagi para korban berjalan maksimal.

Dalam kunjungannya, Meki Nawipa melihat langsung kondisi para korban yang tengah menjalani perawatan medis. Ia merinci terdapat beberapa warga yang menjadi korban dalam insiden tersebut, termasuk anak-anak yang kini memerlukan perhatian khusus.

- Advertising -
- Advertising -

“Tadi itu kami di Puncak Jaya, sudah kunjungi ada masyarakat yang kena musibah. Jadi ada anak kecil ada empat ya, empat. Terus satu bapak, pemuda, satu sudah kita terbangkan ke Jayapura,” ujar Meki Nawipa saat memberikan keterangan usai kunjungan.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya perawatan para korban hingga mereka dinyatakan pulih total.

Langkah ini diambil agar keluarga korban tidak terbebani secara finansial di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.

“Jadi kita datang memberikan penguatan bahwa Pemda Provinsi akan membiayai seluruh biaya kesehatan. Jadi mereka tidak sendiri, kita akan membiayai sampai sembuh,” ungkap Gubernur.

Selain jaminan kesehatan, perhatian khusus diberikan kepada salah satu anak korban yang kehilangan sosok ayah dalam kejadian beberapa hari lalu.

Meki mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan langkah jangka panjang terkait masa depan pendidikan anak tersebut agar tetap mendapatkan haknya untuk bersekolah.

“Bahkan ada anak kecil yang ada di situ, bapaknya juga sudah meninggal di kejadian berapa hari lalu itu. Jadi mungkin Pemda Provinsi akan berpikir untuk sekolahkan dia, anak ini, supaya mereka bisa dapat pendidikan yang layak dan suatu saat mereka bisa pulang dan membangun negeri,” katanya.

Mengenai situasi terkini di lapangan, Gubernur mengungkapkan pihaknya terus menjalin komunikasi dan dialog dengan masyarakat setempat untuk meredam suasana.

Meski satu wilayah telah dipastikan aman, pemerintah masih melakukan penyisiran di titik lain untuk memastikan tidak ada korban tambahan yang belum terdata.

“Situasinya seperti begitu. Masyarakat di sana kita sudah komunikasi, sudah dialog dengan masyarakat. Terus kita akan komunikasi dengan beberapa level tingkatan sehingga ada satu kampung sudah clear, tapi ada dua kampung lagi yang perlu pengecekan kira-kira ada berapa korban lagi. Ini nanti kita sudah diskusi siapa kerja apa, kita lihat beberapa hari ke depan,” ungkap Meki.

Gubernur juga mengapresiasi kesiapsiagaan tim medis dan relawan di lapangan, termasuk peran aktif Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menangani evakuasi para korban. Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja secara profesional demi kemanusiaan.

“PMI Kabupaten Puncak Jaya sudah di depan menjemput dan lain-lain. Jadi kita berdoa supaya teman-teman di Mulia dan di lapangan mereka kerja secara profesional,” tutupnya.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Meki Nawipa Kutuk Keras Jatuhnya Korban Sipil: Anak dan Perempuan Tak Boleh Jadi Korban

17 April 2026 - 15:58 WIT

BKPSDM Papua Tengah Siap Fasilitasi Bimbel 250 Calon Peserta Sekolah Kedinasan

16 April 2026 - 15:45 WIT

Pemprov Papua Tengah Susun Rencana Perlindungan Lingkungan Hidup 2026-2056

16 April 2026 - 12:54 WIT

Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor dan Konsultasi Hasil Kerja Tim Harmonisasi Kapiraya

16 April 2026 - 10:41 WIT

Meki Nawipa Hadiri Pertemuan Bersama Mendagri: 67% Rumah di Papua Tengah Jadi Target Prioritas Perbaikan

15 April 2026 - 20:59 WIT

Perjuangan Meki Nawipa Suarakan Dana Otsus yang Minim hingga SILPA yang Membengkak

14 April 2026 - 11:11 WIT

Trending di Pemprov Papua Tengah