Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 22 Agu 2023 21:28 WIT

Mahasiswa Mimika di Salatiga Sebut Pemkab Potong Bantuan Study, Kabag SDM: Tidak Ada


Mahasiswa Mimika Korwil Salatiga saat melakukan Konferensi Pers.Foto: Istimewa for Sasagupapua.com Perbesar

Mahasiswa Mimika Korwil Salatiga saat melakukan Konferensi Pers.Foto: Istimewa for Sasagupapua.com

IKATAN Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Mimika Korwil Salatiga-Purworejo menyebut pengiriman bantuan dana operasional dan pemodokan dari Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) tahun 2023 terpotong.

Mereka  menyebut pemotongan ini  dilakukan dengan alasan yang tidak jelas, bahkan para mahasiswa mengaku memiliki bukti yang akurat.

Ketua IPMAMI Korwil Salatiga, Lidianus Deikme mengatakan dengan adanya situasi tersebut, pihaknya menuntut beberapa poin.

Pertama, mereka dengan tegas menyampaikan bahwa, tahun 2024 dan seterusnya tim kunjungnan Pemda tidak perlu melakukan monitoring ke 10 Korwil IPMAMI Se-Jawa dan Bali, yang menurut mereka selalu menggunakan alasan perjalanan dinas.

- Advertising -
- Advertising -

“Itu namanya pemborosan dana operasional maupun pemodokan yang menjadi hak mahasiswa dan pelajar asal kabupaten Mimika,” katanya melalui rilis yang diterima Sasagupapua.com, Senin (21/8/2023).

Mereka juga meminta, terkait dengan bantuan dana operasional dan pemodokan sebaiknya dikirim langsung melalui buku tabungan rekening 10 Korwil yang ada dibawah kepengurusan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika Se-Jawa dan Bali. 

“Dengan tegas kami meminta kepada kabag SDM Kabupaten Mimika segera membahas dan memutuskan dengan status bantuan Studi diubah menjadi status beasiswa,” ujarnya. 

Selain itu, ia juga menjelaskan mahasiswa meminta agar melakukan evaluasi pembahasan hasil monitoring dari setiap Kota Study Se-Jawa & Bali.

“Kami juga minta agar dalam pengumpulan persyaratan bantuan studi harus transparan dan jangan memakai sistem perorangan,” katanya.

Terakhir, mahasiswa Salatiga meminta Kabag SDM untuk menjawab proposal terkait bantuan dana natal yang sudah diajukan sejak bulan Juli yang lalu.

Kepala Bagian SDM Pemkab Mimika, Martinus Nuboba menjelaskan tidak ada pemotongan biaya pemondokan maupun operasional seperti yang disampaikan oleh para mahasiswa di Salatiga.

“Jadi pemotongan itu tidak ada. Untuk biaya kontrakan setiap kota kita kasih Rp150 juta, dipotong PPN dan PPh,” jelasnya ketika dikonfirmasi Sasagupapua.com.

Rp150 juta itu diberikan ke setiap kota study untuk biaya kontrakan selama satu tahun. Nahkan Martinus mengatakan angka tersebut selalu disalurkan sama setiap tahunnya.

“Setiap tahun memang angkanya seperti itu,” ungkapnya.

Martinus menerangkan, dana kontrakan biasanya langsung dikirimkan kepada pemilik kontrakan.

Kabag SDM Kabupaten Mimika, Martinus Nuboba
Foto: Istimewa For Sasagupapua.com

 

“Jadi sebelum mereka (mahasiswa) tinggal di kontrakan, pemkab juga ada persyaratan dimana pemilik kontrakan harus menyertakan dengan nilai kontrak, sertifikat rumah, KTP, Kartu Keluarga lalu kita penandatanganan berita acara, semuanya pemerintah pakai prosedur yang jelas, lalu pembayarannya langsung ke pihak kontrakan,” katanya.

Selain biaya kontrakan, pemerintah juga memberikan biaya operasional setiap tahunnya di setiap kota study untuk menunjang pembayaran seperti listrik, air dan wifi.

“Anggaran operasional itu untuk bayar seperti wifi,air,listrik lampu putus mereka bisa ganti sendiri, jadi per kota studi ada yang 20 sampai 25 juta,” ungkapnya.

Untuk biaya operasional, pemda langsung mengirimkan ke Korwil dan diketahui oleh ketua-ketua asrama.

 

Penulis: Kristin Rejang

Artikel ini telah dibaca 122 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kenang Jasa Guru Perintis dan Pemikiran Pendidikan Papua, Tiga Buku Siap Diluncurkan di Nabire

13 Juli 2026 - 08:08 WIT

Pemuda Katolik Komcab Nabire Sukses Gelar Diskusi Literasi Digital Bagi Perempuan

9 Juni 2026 - 22:43 WIT

PPDB SMK Yamewa Enarotali: Buka Pendaftaran Jurusan Pertanian, Peternakan, dan Perikanan

7 Juni 2026 - 20:38 WIT

Gandeng Komite Persiapan Persma USWIM Nabire, Kolektif Jurnalis Pinggiran Gelar Diskusi Publik

5 Juni 2026 - 11:53 WIT

Membaca KORASLIMA, Mendidik Generasi: Menyalakan Harapan dari Tanah Tabi

31 Mei 2026 - 17:36 WIT

Koraslima Gandeng PT GPS dan Telkomsel Gelar Papua Genius League Bagi SMP Se Kota dan Kabupaten Jayapura

31 Mei 2026 - 17:22 WIT

Trending di Pendidikan