Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 27 Apr 2026 15:01 WIT

MRP Papua Tengah Kawal Aksi di Nabire, Pastikan Penyampaian Aspirasi Mahasiswa dan Masyarakat Tetap Kondusif


Ketua Pokja Adat MRP Papua Tengah, Yulius Wandagau. Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua Perbesar

Ketua Pokja Adat MRP Papua Tengah, Yulius Wandagau. Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah turun langsung mengawal aksi massa di Nabire guna memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

 

Ketua Pokja Adat MRP Papua Tengah, Yulius Wandagau, mengatakan kehadiran MRP di lapangan merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan untuk mendampingi massa aksi bersama aparat keamanan.

 

- Advertising -
- Advertising -

“Kami dari MRP, sesuai arahan pimpinan MRP Provinsi Papua Tengah, diminta turun untuk mengawal massa. Bersama aparat keamanan, kami mengawal dan mengantar mereka ke kantor DPR agar bisa menyampaikan aspirasi dengan aman dan lancar, serta kembali ke rumah masing-masing dengan selamat,” ujar Wandagau saat diwawancarai media di sela-sela pengawalan massa aksi di Nabire, Senin, (27/4/2026).

Suasana MRP dan DPR Papua Tengah saat mendengarkan aspirasi massa, Senin (27/4/2026). Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua

Ia menjelaskan, anggota MRP telah disebar di sejumlah titik strategis untuk memantau dan mengawal jalannya aksi, di antaranya kawasan Adamant, Pasar Karang, Asrama Puncak di Jalan Jakarta, Kalibobo (Asrama Deiyai), hingga Siriwini di depan rumah sakit.

“Kami sudah berada di beberapa titik kumpul untuk memastikan adik-adik kami dapat menyampaikan aspirasi dengan baik dan aman. Tujuan kami juga untuk mencegah terjadinya tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat,” kata dia.

Menurut Yulius, potensi gangguan dalam aksi tetap ada, baik dari dalam maupun luar kelompok massa. Karena itu, MRP berupaya mengantisipasi agar situasi tetap kondusif.

“Biasanya ada oknum-oknum tertentu, baik dari dalam maupun luar, yang berpotensi mengacaukan jalannya aksi. Itu yang kami hindari. Kami ingin situasi tetap aman bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat dan mahasiswa yang terlibat dalam aksi dapat menyampaikan aspirasi secara tertib, khususnya terkait konflik bersenjata yang terjadi di Distrik Kemburu dan Distrik Pogoma.

“Kami berharap massa dapat menyampaikan aspirasi terkait konflik bersenjata di Distrik Kemburu dan Pogoma dengan aman dan lancar di Kantor DPR Papua Tengah,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tanggapi Kasus Penganiayaan, Yulian Magai Kecam Aksi Kekerasan Jalanan di Timika

20 Juli 2026 - 18:53 WIT

Dugaan Penyiksaan Warga Sipil oleh Aparat di Intan Jaya, Anggota DPRK Minta Penyelidikan Serius

19 Juli 2026 - 13:35 WIT

Empat Orang Disiksa di Intan Jaya, Yulius Wandagau Desak Hentikan Penyiksaan dan Penembakan Masyarakat Sipil

19 Juli 2026 - 13:19 WIT

Papua Darurat Kemanusiaan, Berikut 23 Tuntutan SOMAP

12 Juli 2026 - 21:01 WIT

Serahkan Aspirasi Konflik Bersenjata ke Menteri HAM, DPRPT Harap Pusat Ubah Kebijakan Hankam

12 Juli 2026 - 20:10 WIT

Yorrys Raweyai: Papua Butuh Perdamaian, DPD RI Telah Bentuk Pansus

10 Juli 2026 - 21:17 WIT

Trending di Peristiwa